Tag Archive | pijat pasutri

Cerita Pijat Pasutri

Ini adalah kisah nyataku sebagai Sensual Massage Therapist yang telah aku lakoni beberapa tahun terakhir ini, Bagi yang belum membaca kisah-kisahku sebelumnya, aku perkenalkan diri.

Aku biasa dipanggil WIDHO atau Mas Wid. Bekerja sebagai karyawan kantor di Staff Engineering, sebagaimana orang pada umumnya. ditambah keahlianku dalam hal memijat, menjadikanku Therapist Pijat yang banyak dicari pasutri. Terutama di daerah Jakarta – Tangeran dan sekitarnya.
Dan inilah salah satu kisahku….pada Pasutri yang pertama kali mereka rasakan pemijatan pasutri..

********************

Seperti biasa, hari itu setelah kerjaan kantor beres, aku buka email jasapijatpasutri@yahoo.com. Ada pesan masuk. Aku baca isinya,

aku pun membalas email tersebut dan kami chatting YM aku kirim dengan tambahan nomor hp kalo-kalo orang ini tertarik untuk menghubungiku lebih lanjut.

Tak berapa lama, hpku berbunyi. Hmm…nomor baru nih.

“Halo..”,sapaku.

“Halo, ini dengan Deva?”, ada suara cowok diujung sana.

“Benar. Ini dengan siapa?”

“Aku Hendra (samaran). Aku baru terima foto kamu, bro”

Akhirnya percakapan lewat sms ini berlanjut melalui telepon. Rupanya dia pasutri dari Surabaya yang ingin merasakan sensasi 3some. Dia berumur 32 tahun sedangkan istrinya 27 tahun. Hmm masih muda juga. Tapi istrinya masih keberatan untuk diajak 3some dan Hendra ingin agar aku merayu istrinya itu.

“Gini aja bro”, jawabku. “ Bilang aja kalo aku cuman mijit aja untuk ngilangin rasa capek. Ga bakal macem2 dan istri kamu bisa nolak kalo pas aku pijit merasa ga nyaman. Kalo masih kurang yakin, bisa ngobrol sama aku lewat hp atau ym.”

Besoknya, Hendra member tau kalo istrinya ingin chat langsung sama aku lewat ym.

“Oke”, jawabku.

Di ym, istrinya memperkenalkan diri bernama Erna (samaran). Dia merasa risih karena suaminya selalu saja minta agar dirinya mau diajak ml sama cowok lain. Padahal dia tidak mau dan tidak suka kalo ada cwok lain menyentuh dirinya. Risih katanya.

“Gini mbak, biar suami mbak ga penasaran lagi, saya bisa bantu. Saya akan pijit mbak Erna di depan mas Hendra. Tapi saya tidak akan macem2 dan cuman mijit aja. Paling tidak, suami mbak udah ga merasa penasaran lagi”, kataku.

“Tapi aku ga mau lho kalo lebih dari itu. Kalo cuma pijit aja sih gapapa. Kebetulan badanku capek semua”, Jawabnya ketus.

“Iya mbak. Saya bisa dipercaya kok”, kataku meyakinkan.

“Tapi aku pengen liat wajah kamu dulu. Bisa liat lewat cam kan?”, katanya masih belum yakin juga.

Setelah melihat wajahku, diapun setuju untuk dipijit.

Akhirnya kami sepakat minggu depan bakal ketemu di Surabaya..

Hari Sabtu pagi, aku berangkat dari Kediri. Singkat kata, mereka menjemputku di terminal Bungurasih Surabaya.

Hmm…Erna cantik juga ternyata. Aku taksir,tinggi sekitar 160cm dengan berat badan ideal, kulit putih dan hidung mancung.Tapi yang paling menonjol saat aku melihatnya adalah dadanya yang aku taksir berukuran 34b. Hmm..aneh juga ya. Ada suami yang rela dan kepengen istrinya yang cantik dinikmati orang lain di depan dirinya. Ah…masa bodoh, ngapain aku mikirin urusan orang lain. Tujuanku kesini adalah untuk membantu memuaskan orang yang meminta bantuanku.

Sesampai di hotel, aku bersih-bersih badan dulu dan menyiapkan peralatan untuk memijat seperti handuk dan minyak zaitun. Aku sampaikan ke Hendra bahwa ini cuman pijit aja tanpa ada 3some karena Erna tidak bersedia. Hendra pun setuju.

Aku persilakan Erna untuk berbaring tengkurap. Aku mulai dengan memijat telapak kakinya.Ketika pijatan semakin naik, aku minta ijin melepas celana jeans yang dia pakai. “Maaf mbak, kalo ga dilepas nanti kotor kena minyak.”

Erna pun melepas celana jeansya. Aku mulai urut dengan minyak perlahan. Semakin lama semakin ke atas. Saat sampai di bagian paha dalam, dia mulai mendesis..

”Ehhmmm…”sambil sedikit menggeliat.

Aku semakin intens memberikan pijatan di paha dalamnya. Semakin lama jari-jariku semakin menyentuh pangkal paha. HHmm…terasa hangat.Kepalanya dia benamkan ke bantal. Mungkin malu atau tidak kuat menahan rangsangan. Aku tidak tahu. Tapi dia tidak menolak untuk diteruskan.

Aku pijat lagi pahanya tanpa terlihat sengaja menyentuh bukit berbulunya. Oww..udah basah celana dalamnya.

Aku pun minta ijin melepas celana dalamnya dengan alasan yang sama, agar celananya tidak lengket. Dia angkat pantat pertanda tidak keberatan dan akupun langsung melapaskannya.

Aku mulai pijat pantatnya perlahan namun mantap. Aku belum berani terlihat terlalu vulgar dengan menyentuh langsung bagian tengah lubangnya. Aku naikkan pijatanku ke atas sampai bahu. Tangan aku susupkan dari samping menyentuh sisi payudaranya.

Dia mendesis lagi…”Uffhh..”

Kaitan bh nya pun aku lepas dengan seijin Erna dan kemudian melumuri punggungnya dengan minyak zaitun.

Aku sengaja tidak memberikan rangsangan lebih, agar dia merasa penasaran.

“Udah mbak, sekarang telentang”.

Erna membalikkan badannya dan menutupkan handuk sebatas dada sampe pangkal paha. Sambil memejamkan mata, dia pasrah menunggu pijatanku selanjutnya. Tampak kalo dia masih agak malu-malu.Tapi tak apa. Aku yakin dia pasti sudah sangat terangsang.

Aku pijat lengannya menggunakan minyak zaitun sambil aku duduk bersila di sampingnya. Jari-jarinya aku arahkan ke selangkanganku. Ketika ujung jarinya menyentuh bongkahan di celanaku yang mulai membesar, dia menoleh ke arah suaminya yang duduk di sofa agak jauh dari tempat tidur.

Mungkin dia merasa malu kalo-kalo suaminya melihat tangannya yang menyentuh penisku. Tapi Hendra hanya diam saja sambil merokok. Wajahnya tidak menunjukkan reaksi melarang ataupun menyetujui. Karena suaminya cuek, Erna pun tak begitu peduli dengan suaminya lagi. Jari-jarinya yang ada di selangkanganku mulai mengusap-usap perlahan tak kentara. Seakan tak sengaja. Matanya tetap terpejam seakan menikmati pijatanku di lengannya.

“Hmm…udah mulai berani rupanya”, pikirku sambil tersenyum.

Aku tetap pura-pura memijat langan dan pundaknya, padahal penisku udah mulai bergerak membesar.

Pijatanku kuarahkan ke payudaranya. Handuknya aku perosotkan ke bawah. Tampak putingnya yang berwarna coklat muda.sudah mengeras tegak ke atas. Aku urut payudara kanannya dari samping menuju ke tengah. Saat menyentuh putting, tubuhnya menggelinjang sambil mendesah pelan..”eehh…”

Terlihat sekali kalo dia berusaha menahan desahan. Tapi setiap pijatanku menyentuh putingnya, dia kembali menggeliat dan mendesah.’’Ahh…”

Aku lihat Hendra merubah posisi duduknya menjadi lebih tegak. Sepertinya dia mulai ikut terangsang melihat istrinya aku perlakukan seperti itu.

Erna mempergunakan tangan kirinya untuk menutup mata karena tidak tahan dengan rangsangan yang dia rasakan, Sementara tangan yang ada di selangkanganku mulai berani menggenggam erat penisku. Dia sudah tidak malu-malu lagi mengelus dan mengocok penisku dari luar. Setiap putingnya aku sentuh, genggamannya pada penisku semakin erat.

Aku sengaja tidak memberikan rangsangan ke putting terus menerus. Saat dia mulai terangsang, aku pindahkan tanganku ke perutnya. Berhasil..dia terlihat kecewa dan mulutnya cemberut.

Hehe aku tertawa dalam hati. Aku menoleh kearah Hendra. Diapun mengacungkan jempol pertanda dia suka atas perlakuanku.

Akupun tidak menyia-nyiakan isyarat jempol dari Hendra. Tanganku turun lagi dari perut menuju ke bawah. Aku urut paha Erna dari bawah ke atas. Saat sampai di pangkal paha, aku sentuhkan jari telunjukku tepat di tengah-tengah gundukan vaginanya.

“auuwhh…” Erna berteriak lirih. Sepertinya dia agak terkejut dengan tindakan beraniku. Mungkin dia merasa seperti kesetrum saat jemariku menyentuh liang surganya.Tangannya kembali meremas penisku.

Kali ini gentian aku yang terkejut. Erna tanpa ragu menelusupkan tanganya ke balik celanaku. Kebetulan aku memakai celana kolor tanpa celana dalam, sehingga dengan mudah tangannya masuk menyentuh kulit penisku. Ahh….enak juga pijatannya.

Kini aku semakin berani memijat area vitalnya yang sudah semakin basah. Jari tengahku mengorek garis tengah vaginanya dari bawah ke atas. Saat jariku menyentuk klitorisnya, bisa ditebak, lenguhannya semakin keras dan kocokannya semakin cepat.

Aku masukkan jariku ke dalam lubang. Pelaaann…tapi pasti. Aku tekuk jariku di dalam vaginanya untuk mencari daerah yang menonjol dan kasar. Nah…ketemu!. Ini dia g-spotnya. Akupun menggerak-gerakkna jariku keluar masuk.

“Oohh….oogghh…ooouuwggh..”, Erna sudah tidak bisa membendung suaranya lagi. Dia tidak lagi merasa malu. Yang ada hanyalah nafsu dan gairah yang semakin memuncak. Dia sudah tidak memperdulikan lagi suaminya yang sudah berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah ranjang untuk melihat lebih dekat istrinya yang menikmati perlakuanku.

“Oohh..yeah….ahhh..disitu..teruuss…aahh….”…teriaka nnya semakin tak terkendali. Aku tau sebentar lagi dia pasti akan meledak. Aku percepat kocokan tanganku.

“Ahh…tteeruuuss..akk..kkuu…kkeell….aahh…papaahh…ak u keluaarrr…ooggghhhh….”, Erna menjerit keras sekali. Pantatnya naik saat aku tekan jariku lebih dalam. Tangan kirinya ternyata sudah dipegang erat sama Hendra. Pantas saja dia teriak “papa” saat orgasme.

Sementara tangan kanannya tetap memegang penisku. Bedanya, dia sudah tidak mengocoknya tapi menggenggam erat sekali karena menahan orgasme yang dahsyat.

Sekitar lima detik tubuhnya mengejang dengan pantat naik keatas. Setelah gelombang orgasmenya mereda, dia seakan kembali ke alam sadar. Dia menoleh ke suaminya sambil tersenyum malu.

“Gimana,ma? Enak?”, Tanya Hendra.

“Ah papa..gitu masih ditanya”, jawab Erna malu sambil mecubit paha suaminya. “Papa ga marah?”, Erna bertanya ragu.

Hendrapun tersenyum, “Kenapa marah? Kan aku yang minta dari dulu tapi kamu ga pernah mau”

“Makasih ya,pa. Tadi benar-benar luar biasa. Mas Deva tau letak g-spotku”. Erna menyebutku dengan panggilan Mas.

Seakan teringat kalo tangan kanannya masih memegang penisku, Erna menoleh ke arah genggaman tangannya, kemudian dia bertanya ke suaminya, “Pa, boleh ga aku isep punyanya Deva?”

“Kenapa, ma? Kamu suka?” Hendra malah balas bertanya.

“Iya, habis punya Deva gede”. Erna menjawab dengan polosnya. Mungkin dia merasa takut kalo suaminya tersinggung, cepat-cepat Erna sambung kata-katanya. “Maaf ya pa. Bukan maksudku kalo punya papa kecil, cuman punya Deva lebih
gede dikit”

Hendra hanya tertawa , “Gapapa,ma. Aku udah tau kok kalo punya Deva lebih gede. Kan dulu udah ditunjukin fotonya. Kalo mama suka, jangankan diisep. Dimasukin ke punyanya mama, papa ga marah kok”

“Makasih ya, pa.” Erna memeluk tubuh suaminya yang berdiri di samping ranjang dan kemudian mencium bibirnya.

Aku cuman tersenyum aja melihat tingkah mereka berdua.

Erna kembali menggenggam penisku yang tadi dilepaskannya.

Kini aku berdiri di atas ranjang betumpu pada lutut. Celanaku dipelorotkan ke bawah oleh Erna. Kini di depan wajahnya, terpampang penisku yang sudah mengacung tegak. Matanya sedikit melotot, tapi sedetik kemudian dia sudah bisa menutupi rasa kagumnya.

Wajahnya mendekat perlahan. Dia jilat lubang penisku yang sudah mengeluarkan cairan precum. Hmm..tampak dia menikmatinya. Mulutnya dibuka lebar-lebar seakan ingin menelan seluruh penisku. Kini tampak kepalanya maju mundur memasukkan penisku ke dalam mulutnya. Sayangnya cuman seperempat dari penisku yang bisa dia telan.

Diapun melepas lagi sambil geleng-geleng.“Ahh…ga muat”, katanya. Mungkin dia ingin menelan semuanya.Hihihi..aku cuman ketawa geli dalam hati melihat tingkahnya.

Dia masukkan lagi penisku ke dalam mulutnya. Kini dia tidak peduli muat atau tidak, yang dia lakukan hanyalah memaju mundurkan kepalanya sambil menghisap penisku. OOhh….rasanya benar-benar melayang.

“Rupanya cewe ini jagoan juga ngisepnya”, pikirku. Tadi sepertinya dia wanita yang lembut dan pemalu. Tapi kini terlihat liar dan buas. Tangannya mengocok cepat sambil mulutnya terus menghisap keluar-masuk. Hendra tidak tahan melihat adegan ini. Dia melepas celananya. Tampak penisnya sudah menegang.

Ooo..pantas Erna bilang kalo punyaku lebih besar. Aku liat, penis Hendra panjangnya cuman standar, mungkin 13cm dan diameternya sekitar 3,5cm. Hendra meraih tangan kiri Erna dan diminta untuk mengocok penisnya.

Sekarang Erna memainkan dua penis sekaigus. Penis suaminya dikocok dengan tangan kiri sedangkan penisku dihisap sambil dikocok dengan tangan kanan.

Sekitar 10 menit dia melakukan itu. Aku semakin ga kuat. Bahaya, kalo diteruskan, aku bisa keluar nih.

Untungnya Erna sudah merasa capek duluan. Dia lepaskan penisku sambil geleng-geleng “Gila, gede banget. Mulutku sampe capek musti nganga lebar.”

Aku dan Hendra hanya tersenyum mendengarnya.

Aku segera ambil inisiatif, “Mbak sekarang tidur telentang ya” Erna nurut. Dia mungkin penasaran apa yang akan aku lakukan terhadapnya.

Sambil mengocok penis suaminya perlahan, Erna memperhatikan aku yang mengambil posisi berlutut di depannya. Tanganku menyentuh vaginanya. Erna kembali mendesah, “Ahh..”.

Aku ambil kondom di dekat tempat tidur. Erna sadar, sebentar lagi dia akan disetubuhi orang lain di hadapan suaminya. Inilah pertama kalinya dia bersetubuh dengan pria selain suaminya sendiri. Mungkin dia sedikit ragu, tapi tak ada penolakan karena tampaknya diapun ingin merasakan seperti apa rasanya penis orang lain.

Vaginanya sudah mulai basah lagi. Rupanya dia sudah kembali terangsang setelah mengalami orgasme tadi. Aku bentangkan pahanya lebih lebar. Aku lihat, wajah Erna sedikit tegang.

“Santai aja mbak. Aku pelan-pelan kok”

Erna hanya mengangguk pelan sambil tangannya terus mengocok penis Hendra. Matanya tak berkedip memandang penisku.

Akupun perlahan menempelkan kepala penisku di bibir vaginanya. Aku tidak langsung memasukkannya, melainkan menggesek naik turun di garis lubang nikmat itu. Erna melenguh ..”Oohh..”

Ketika aku rasa cairannya sudah semakin banyak, aku masukkan perlahan penisku

“Ahh..pelaann…mass”

Aku tidak menjawab. Penisku aku tarik keluar sedikit, kemudian aku masukkan lagi perlahan. Gila..sempit banget. Penisku terjepit. Padahal masih baru masuk separo.

Erna menggigit bibirnya. Hendra menyorongkan penisnya ke mulut Erna. Seakan tahu kalo penis itu sebagai obat penahan sakit, Erna pun mengulumnya. Kini konsentrasinya terpecah pada penis Hendra. Akupun kembali menekan agak dalam. Bless…Ahh…akhirnya masuk juga seluruh batang penisku.

“EEhhmmmpphh…” Erna berteriak sambil masih mengulum penis Hendra.

Aku diamkan sesaat. Ketika kedutan vaginanya mulai berkurang, aku memompa perlahan. Terasa seret banget. Aku heran juga, “Seperti merasakan anak abg aja”, pikirku.

Semakin lama, cairan vaginanya semakin banyak. Aku bisa lebih lancar menggenjot penisku lebih dalam lagi.

Gerakanku semakin cepat. Sementara itu aku lihat hisapan Erna pada penis Hendra juga semakin kuat. Aku lakukan beberapa variasi goyangan dan tusukan pada vagina Erna sehingga dia merasakan gairahnya semakin memuncak. Terlihat dari lenguhannya yang semakin keras dan kocokan pada penis Hendra yang semakin cepat.

Erna melepas hisapannya dan teriak,”Ahh..lebih cepppaatt…teruuss…aku mau kelluarr…la..giii”

AKu percepat gerakanku. Hendra juga menunjukkan tanda-tanda mau keluar. Dia minta istrinya kembali menghisapnya. Sebentar kemudian, aku lihat Hendra memuntahkan spermanya di mulut Erna. “Ahrrgghhh…”, Hendra berteriak tertahan.

Erna menelan sperma suaminya. Beberapa meleleh di sudut bibirnya. Mungkin saking banyaknya

Sementara kocokanku semakin aku percepat lagi. Pantat Erna mengikuti gerakanku…

Dan akhirnya…”Uuurrgghh…….”Erna teriak dan tubuhnya mengejang kaku. Di saat yang bersamaan, aku pun menyemprotkan spermaku. “Ogghhrrhh….” Kepalaku menegadah ke atas menahan nikmat yang luar biasa dahsyat.

Tubuhku lemas. Aku rubuhkan tubuhku diatas tubuh Erna. Sementara Hendra duduk di tepi ranjang . Kami bertiga lemas setelah merasakan kepuasan yang hamper bersamaan.

Aku bisa merasakan dada Erna masih ngos-ngosan.

Hendra mengelus rambut Erna sambil bertanya. “Bagaimana ma?, Enak?”

“Enak,pa. Aku belum pernah merasakan seperti ini sebelumnya”, jawabnya dengan masih ngos-ngosan.

Hari itu kami habiskan waktu di hotel untuk melakukan 3some beberapa kali lagi sampai terasa benar-benar lemas. Hendra terlihat sangat puas. Dia berterima kasih karena akhirnya berhasil merealisasikan fantasinya selama ini.

from :  http://khusus-dewasa.com/search/cerita-dan-gambar-pijat-pasutri

GAIRAH MELIHAT ISTRIKU DI ENTOT ORANG LAIN

Cerita Sex Istriku Dientot Temanku, Namaku Iyan biasa dipanggil iyan, aku tinggal di tengah-tengah kota Jakarta, saat ini pekerjaanku adalah seorang IT pada beebrapa perusahaan di Jakarta, bandung dan Semarang. Usiaku saat ini 29 tahun, karena pekerjaanku sebagai wiraswasta di luar kota kota Jakarta, aku sering sekali berpergian keluar kota. Bahkan terkadang aku hanya satu atau dua hari tinggal di rumahku di daerah Rawamangun Jakarta Timur. Istriku bernama “Nur” usianya 25 tahun lulusan salah satu universitas swasta di Jakarta. Alhamdulilah aku dikarunia seorang putera yang sedang lucu-lucunya bernama “firman” dengan usia 1,5 tahun. Ditengah kesibukanku yang teramat sangat itulah aku sering kali tidak bisa memenuhi hasrat biologis istriku.
Sudah hamper 3 tahun aku menikahi istriku yang selalu diliputi rasa bahagia dan lumayan berkecukupan. Hari-hari kami selalu kami jalani dengan indah, aku bersyukur sekali ternyata Tuhan sangat baik padaku, sehingga aku mendapatkan istri yang benar-benar sangat sayang dan penuh pengertian. Setiap aku ingin minta berhubungan sex dengan istriku, dia tidak menolak dan bahkan selalu memberikanku kepuasan yang tidak digambarkan dengan kata-kata. Meskipun aku sendiri juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kepuasan sexual istriku. Tiap kali berhubungan aku selalu bertanya dan berdiskusi tentang permainan sex kami, sehingga kami bisa saling memahami kekurangan kami masing-masing. Bahkan setelah itu istriku biasanya meminta berhubungan sex lagi sampai berkali-kali dalam satu malam.
Sampai pada suatu hari istriku mengeluh padaku, tentang profesiku yang selalu meningalkan rumah sampai berhari-hari. Padahal istriku ingin sekali merasakan kehangatan belaianku yang hingga akhirnya sampai berhubungan sex. Tetapi mau gimana lagi, aku tetap sulit menerima keinginannya, karena itu adalah sudah menjadi resiko tanggaung jawab ku dalam profesiku ini. Aku sudah memberikan pengertian baik-baik kepada istriku, walaupun pada akhirnya istriku mengerti dengan keadaanku ini. Tetapi tetap saja aku tidak tega.
Aku tahu pasti kalau istriku sangat setia padaku, karena istriku adalah istri yang taat pada agama. Setiap keluar rumah dia selalu menjaga pandangannya, tak lupa dia sellau mengenakan jilbabnya ketika keluar dari rumah. Banyak temanku bilang kalau istriku itu sangat cantik, tingginya 160 cm / 152 kg, kulit putih dan wajahnya seperti maudy kusnaedi, apalagi payudaranya mnotok banget dengan ukuran 36b. aku paling suka meremas dan menghisap payudaranya, tidak ada bosan-bosannya walaupun hampIr tiap hari aku meremasnya.
Hari semakin hari, bulan semakin bulan terus berlalu, aku melihat istriku adalah type wanita yang mudah sekali terangsang dan nafsunya sulit dikendalikan bila diatas ranjang. Dia selalu sekuat tenaga melepaskan hasrat sexnya jika ku pulang kerumah, tidak siang ataupun malam, hari-hariku selalu tidak lepas dari kata sex. Aku maklumi karena aku hanya pulang satu hari dalam seminggu. Ditengah kegalauanku akupun mendiskusikan masalah ini kepada istriku. Terus terang akupun sangat kewalahan melayani nafsu sex istriku yang menurut saya “sangat gila” karena aku pikir aku juga ingin sekali menghabiskan satu hari in dirumah untuk istirahat.
Setelah aku berdikusi cukup lama dengan istriku barulah aku mengambil kesimpulan bahwa dia cukup menderita dengan kepergianku. Dia selalu melampiaskan hasrat sexualnya dengan melakukan mastrubasi dengan tangannya. Aku tidak habis pikir kenapa ini bisa terjadi, kasian sekali istriku. Tapi bagaimanapun juga istriku tidak selingkuh dengan pria manapun demi kesetiannya terhdap aku.
Akhirnya aku memiliki ide yang cukup gila untuk menuruti keinginan istriku ini, ya memang ini cukup gila dan melanggar kaedah agama. Tetapi mau gimana lagi ini sudah menjadi kesimpulanku untuk mengakhiri penderitaan istriku. Aku mencoba merayu istriku agar melampiaskan sexnya kepada orang lain yang bisa memuaskan dirinya selama aku tidak berada di rumah. Awalnya istriku menolak karena alasan agama dan memang tidak pantas dirinya dijamahi orang lain selain aku. Tetapi setelah aku memberikan pengertian dengan beberapa perjanjian-perjanjian yang harus ditepati diantara kami berdua. Sampai pada akhirnya kami menyepakati ide itu, dengan catatan istriku bisa bermain sex dengan hanya satu orang laki-laki selain diriku yang aku pilih, selain itu aku memberikan peringatan kepadanya agar jangan sekali-kali memasukkan spermanya kedalam vaginanya.
Setelah aku pikir-pikir aku telah memilih sosok laki-laki tampan dengan usia 20 tahun bernama Irwan, dia adalah rekan kerjaku ketika kami masih bekerja diperusahaan swasta pada beberapa tahun yang lalu, dia juga sudah punya istri dan dua orang anak, kebetulan sekali saat ini masih nganggur. Langsung saja aku mengajaknya bertemu empat mata di sebuah rumah makan. Tanpa basa basi lagi aku langsung mengajaknya bekerja mulai pukul 17:00 sampai 22:00 malam. Tugasnya hanya melayani dan memenuhi hasrat sexual istriku. Tetapi sebelumnya aku ingin sekali melihat bagaimana dia melayani istriku diatas ranjang di hadapanku.
Seminggu kemudian, setelah aku pulang dari luar kota saya dan istri saya sudah ceck in di sebuah hotel di daerah matraman Jakarta Pusat tepat pukul 17:00 BBWI. Sedangkan Anakku sudah aku titipkan ke orang tuaku, kini aku sedang menantikan kehadiran Irwan yang janjinya akan datang tepat pukul 18:00. di dalam kamar hotel tersebut, istriku kuperintahkan untuk mengenakan pakaian yang ketat dan sexy yang sengaja aku belikan dari Bandung. Jangankan irwan, aku saja yang sudah sering melihat istriku masih nafsu ketika memandang istriku berdandan seperti ini. Saat ini istriku mengenakan kaos putih ketat yang didalamnya hanya dibalut bra tipis, sedangkan bawahannya mengenakan rok bahan warna hitam yang panjangnya sampai selutut tapi belahannya hampir memamerkan seluruh pahanya yang putih dan mulus. Bibirnya dipoles dengan lisptik warna transparan dengan rambut panjang terurai rapi di atas bahunya. Sesaat aku melihat wajahnya begitu tegang manantikan kedatangan Irwan, sesekali aku menyentuh dadanya berdegap kencang tak karuan menantikan saat-saat yang menegangkan ini.
Tak lama kemudian, aku mendengar suara ketukan pintu, setelah aku buka ternyata benar Irwan sudah datang. Aku persilahkan masuk dan sembari menikmati minuman dingin dan makanan kecil yang baru saja kami beli. Sebelumnya aku bertanya kepada istriku apakah istriku suka pdanya, rupanya tanpa pikir panjang dia menjawab itu adalah terserah saya, kalau saya setuju maka dia juga menuruti perintah saya. Ya pada akhirnya aku mempersilahkan Irwan mendekati istriku di ranjang yang cukup lebar dan luas ini.
Jantungku berdebar-debar melihat istriku yang kelihatnnya tampak tegang setelah disentuh oleh tangannya Irwan. Aku melihat Irwan sosok pria yang lembut, dia tidak langsung menyambar istriku dengan sentuhan-sentuhan yang mengarah pada bagian sensitifnya. Awalnya Irwan memeluk istriku yang duduk tersipu malu menghadap sebuah cermin yang terpampang di depannya. Irwan memeluk kepala istriku dengan lembut meskipun aku lihat istriku sangat kaku sekali. Aku hanya duduk di samping kanan ranjang itu, memang agak jauh karena kamar hotelnnya juga cukup besar bagi ukuran untuk 3 orang. Kelihatannya aku lihat Irwan cukup sabar memeluk istriku, sambil mencunbu istrku, dia tidak sungkan-sungkan mengucapkan kata-kata yang entah aku juga tidak mendengarnya. Berkali-kali pipinya dicium oleh Irwan, tanpa canggung-canggung Irwan juga mencoba menciumi tangan, leher, hidung dan jidatnya. Istriku hanya diam saja, pdahal kalau aku main sex dengan istriku dia selalu rajin menciumi semua daerah kapalaku sampai air liurnya membasahi permukaan wajahku.
Kini Irwan mencoba mencium bibir istriku dengan lembut, kudengar dari kejauhan suara bercakan bibirnya yang saling beradu. Aku lihat istriku juga membalas ciumannya dengan sesekali menggerakan tangannya di bahu Irwan. Ketika beberapa saat ciuman, nampaknya Irwan sudah berani menggerayangi tubuh istriku, awalnya dari punggungnya sampai kini daerah payudaranya, tangan kirinya seperti sudah melekat di payudara kiri istriku. Dia mencoba meraba-raba sambil mencoba meremas-remas dengan lembut. Dapatkan cerita tukar pasangan lainya di ceritaserudewasa.info. Aku merasa sangat menggairahkan melihat adegan ini, apalagi ketika mereka berdua melakukan ciuman yang dahsyat, rasanya sudah beberapa kali mereka melakukannya. Tak lama kemudian Irwan melepaskan ciumannya dan kedua tangannya mengarah ke kedua buah payudara istriku, dua tangannya mencoba meremas-remas payudara istriku dengan berbagai macam variasi.
Istriku hanya terlihat pasrah saja, kedua tangannya ada dibelakang pinggangnya untuk menahan serangan tubuhnya. Irwan sudah tak sabar untuk membuka kaos dikenakan istriku, dia menarik kedua tangan istriku ke atas dan membukakan kaosnya, yang selanjutnya membuka kancing bra. Ouwww.. rupanya payudara istriku sudah terpampang jelas tanpa sehelai benagpun di hadapan Irwan yang nampaknya sudah bersiap-siap melahap payudara istriku.
Kini istriku tidur terlentang mengikuti arahan Irwan, tanpa ragu lagi Irwan melahap payudaranya. Tak henti-hentinya mulutnya menjilat-jilat putingnya sambil meremas-remas payudaranya. Istriku hanya bisa memegang kepala Irwan dengan menahan kenikmatannya. Desahan-desahan kecil mulai terkuak dari mulutnya, ya memang istriku paling suka dijilati payudaranya, itu merupakan rangsangan yang hebat sebelum melakukan ml. ketika payudaranya terus dihisap, dijilat dan diremas-remas oleh Irwan matanya mulai melihat kea rah ku, aku nggak tau apa yang ingin dia katakan, pastinya dia saat ini mersakan rangsangan yang hebat.
Cukup lama irwan menguasai peyudara istriku, akhirnya kini irwan membuka rok istriku dengan cepat, lalu tanpa ragu lagi dia membuka celana dalam istriku. Ouww pengalaman yang sangat menraik ketika seluruh tubuh istriku terpampang jelas tanpa sehelai benangpun di hadapan Irwan. Hatiku berdebar-debar menantikan apa reaksi irwan selanjutnya. Opsss nampaknya irwan membuka lebar-lebar paha istriku, dan…………….benar-benar aku tidak menyangka dia mulai menjilati vagina istriku yang nampaknya sudah basah karena rangangan yang begitu hebat. Belum lama irwan menjilati vagina istriku, kini istriku mendesah hebat, kedua tangannya mulai mengepaal keras. Kepalanya mulai bergerak tak karuan, kulihat matanyapun sudah tak mampu melihat kejadian ini. Tetapi meskipun begit, istriku masih saja menyebut-nyebut namaku ketika mendesah hebat. Aku senang rupanya istriku bisa merasakan apa yang dia inginkan, ini adalah bukti rasa cintaku padanya. Kini aku melihat wajah irwan benar-benar tenggelam di kedua belah selangkangan istriku, karena paha istriku terus mengggelinjang tanpa arah mejepit kepala irwan yang sedang isbuk menghisap vaginanya.
Setelah permainan ini, irwan bangun dari ranjangnya, lalu dia membuka semua pakainannya sampai dia benar-benar telanjang di hadapan istriku. Ku lihat penisnya cukup besar, meskipun tak jauh ukurannya dibandingkan dengan penisku. Rupanya Irwan sudah tidak sabar ingin memasukkan penisnya kedalam vaginanya. Dalam kondisi yang agak lemas, istriku menwarkan untuk menghisap penisnya, tetapi Irwan menolaknya entah alasannya apa.. Irwan kini sudah berada di depan kedua selangkangan istriku, nampak istriku hanya berposisi terlentang menghadap irwan yang sedang duduk sambil memoles-moles penisnya. Baru saja Irwan merenggangkan selangkangan istriku dan ingin memasukkan penisnya. Istriku langsung memanggilku untuk menghampirinya. Langsung saja aku menghampiri istriku itu walaupun entah apa yang dia inginkan. Kini aku duduk di sebelah kepala istriku dan aku bertanya kepada istriku “kenapa sayang?”, lalu istriku menjawab “ maafkan aku ya sayang, tapi aku tetap cinta dan sayang sama papah, aku ingin papah mengusap-usap kepalaku ketika aku dijamah mas irwan, mau khan?”. Aku hanya mengangguk-nganggukan kepalaku dan mencium keningnya. Setelah itu aku mempesilahkan irwan memasukan penisnya kedalam vagina istriku.
Tak lama kemudian Irwan mencoba memasukkan penisnya ke dalam vagina istriku, sulit juga isrwan memasukkan penisnya kedalam vagina istriku. Akhirnya istriku mencoba membantu dengan tangannya untuk memasukan penisnya. Kini penisnya sudah masuk kedalam vaginanya, sudah kutebak irwan mencoba menggerakkan pantatnya dengan dorongan yang cukup pelan. Memang ini adalah strategi ml yang konvensional yang sudah biasa aku lakukan sehari-hari dengan istriku. Tetapi nampaknya istriku begitu sangat menikmati permainan ini, kulihat dia memejamkan matanya sambil menggigit bibirnya menahan rasa nikmat yang ada pada tubuhnya. Kaki istriku tepat ada di punggung irwan dengan vagina yang sudah terbuka lebar di hadapannya. Sesekali aki melihat penisnya begitu gagah keluar-masuk ke dalam vagina istriku. “papahhh…sshhhhh oouwwwwww…… ppaaahhhhhhhhhhh”, aku benar-benar terkejut mendengar rintihan istriku yang cukup keras itu, tidak biasanya istriku merintih sangat keras. Gerakan tubuhnya bergetar hebat tak beraturan, tak bosan-bosannya Irwan terus menancapkan penisnya ke liang vagina istriku, sambil meremas-remas payudara istriku. Aku hanya mengusap-usap kening istriku yang tampaknya benar-benar berada dalam kondisi orgasme. Disamping aku juga lihat Irwan menikmati permainan ini, dengan mengeluarkan desahan halus yang keluar dari mulutnya.
Hampir 15 menit berlalu irwan belum juga lelah terus mendorong pantatnya ke dalam vagina istriku, aku lihat penisnya begitu kekar masuk kedalam liang kemaluan istriku. Padahal keduanya sudah dibasahi keringat disekujur tubuhnya, walaupun hotel ini menggunakan AC yang sangat dingin. Semakin lama istriku mencoba bangkit dari tidurnya dan memeluk irwan lalu menciumi bibirnya. Owwwww ini adalah making love yang sangat romantis yang pernah aku lihat seumur hidupku. Istriku kini ada di atas pangkuan irwan yang secara bergantian menggoyang-goyangkan pantatnya. Hampir setengah jam kemudian Irwan berisyarat bahwa dia ingin mengeluarkan sesuatu dari kemaluannya, cepat-cepat istriku bangun dari pangkuan irwan, ya benar saja tak lama kemudian irwan memuncratkan spermanya di atas selimut ranjang hotel ini. Lalu istriku mencoba membantu mengocok-ngocok penisnya agar spermanya bisa keluar sebanyak mungkin.
Rupanya permainan ini sudah selesai, aku Bantu istriku mengambilkan tissue untuk mengelap sperma yang masih menempel di tangannya. Irwan bergegas ke toilet untuk bersih-bersih. Terlihat senyuman hangat terpancar di wajah istriku, aku cukup bahagia istrku bisa menikmati kepuasan sexualnya meskipun bukan denganku. Aku coba membantu membersihkan cairan yang ada di lobang vaginanya dengan tissue ini. Lalu tak lama kemudian istriku meninggalkanku untuk ke toilet.

Kisah Pijat Pasutri

Ini adalah kisah nyataku sebagai Sensual Massage Therapist yang telah aku lakoni beberapa tahun terakhir ini, Bagi yang belum membaca kisah-kisahku sebelumnya, aku perkenalkan diri.

Aku biasa dipanggil WIDHO atau Mas Wid. Bekerja sebagai karyawan kantor di Staff Engineering, sebagaimana orang pada umumnya. ditambah keahlianku dalam hal memijat, menjadikanku Therapist Pijat yang banyak dicari pasutri. Terutama di daerah Jakarta – Tangeran dan sekitarnya.
Dan inilah salah satu kisahku….pada Pasutri yang pertama kali mereka rasakan pemijatan pasutri..

********************

Seperti biasa, hari itu setelah kerjaan kantor beres, aku buka email jasapijatpasutri@yahoo.com. Ada pesan masuk. Aku baca isinya,

aku pun membalas email tersebut dan kami chatting YM aku kirim dengan tambahan nomor hp kalo-kalo orang ini tertarik untuk menghubungiku lebih lanjut.

Tak berapa lama, hpku berbunyi. Hmm…nomor baru nih.

“Halo..”,sapaku.

“Halo, ini dengan Deva?”, ada suara cowok diujung sana.

“Benar. Ini dengan siapa?”

“Aku Hendra (samaran). Aku baru terima foto kamu, bro”

Akhirnya percakapan lewat sms ini berlanjut melalui telepon. Rupanya dia pasutri dari Surabaya yang ingin merasakan sensasi 3some. Dia berumur 32 tahun sedangkan istrinya 27 tahun. Hmm masih muda juga. Tapi istrinya masih keberatan untuk diajak 3some dan Hendra ingin agar aku merayu istrinya itu.

“Gini aja bro”, jawabku. “ Bilang aja kalo aku cuman mijit aja untuk ngilangin rasa capek. Ga bakal macem2 dan istri kamu bisa nolak kalo pas aku pijit merasa ga nyaman. Kalo masih kurang yakin, bisa ngobrol sama aku lewat hp atau ym.”

Besoknya, Hendra member tau kalo istrinya ingin chat langsung sama aku lewat ym.

“Oke”, jawabku.

Di ym, istrinya memperkenalkan diri bernama Erna (samaran). Dia merasa risih karena suaminya selalu saja minta agar dirinya mau diajak ml sama cowok lain. Padahal dia tidak mau dan tidak suka kalo ada cwok lain menyentuh dirinya. Risih katanya.

“Gini mbak, biar suami mbak ga penasaran lagi, saya bisa bantu. Saya akan pijit mbak Erna di depan mas Hendra. Tapi saya tidak akan macem2 dan cuman mijit aja. Paling tidak, suami mbak udah ga merasa penasaran lagi”, kataku.

“Tapi aku ga mau lho kalo lebih dari itu. Kalo cuma pijit aja sih gapapa. Kebetulan badanku capek semua”, Jawabnya ketus.

“Iya mbak. Saya bisa dipercaya kok”, kataku meyakinkan.

“Tapi aku pengen liat wajah kamu dulu. Bisa liat lewat cam kan?”, katanya masih belum yakin juga.

Setelah melihat wajahku, diapun setuju untuk dipijit.

Akhirnya kami sepakat minggu depan bakal ketemu di Surabaya..

Hari Sabtu pagi, aku berangkat dari Kediri. Singkat kata, mereka menjemputku di terminal Bungurasih Surabaya.

Hmm…Erna cantik juga ternyata. Aku taksir,tinggi sekitar 160cm dengan berat badan ideal, kulit putih dan hidung mancung.Tapi yang paling menonjol saat aku melihatnya adalah dadanya yang aku taksir berukuran 34b. Hmm..aneh juga ya. Ada suami yang rela dan kepengen istrinya yang cantik dinikmati orang lain di depan dirinya. Ah…masa bodoh, ngapain aku mikirin urusan orang lain. Tujuanku kesini adalah untuk membantu memuaskan orang yang meminta bantuanku.

Sesampai di hotel, aku bersih-bersih badan dulu dan menyiapkan peralatan untuk memijat seperti handuk dan minyak zaitun. Aku sampaikan ke Hendra bahwa ini cuman pijit aja tanpa ada 3some karena Erna tidak bersedia. Hendra pun setuju.

Aku persilakan Erna untuk berbaring tengkurap. Aku mulai dengan memijat telapak kakinya.Ketika pijatan semakin naik, aku minta ijin melepas celana jeans yang dia pakai. “Maaf mbak, kalo ga dilepas nanti kotor kena minyak.”

Erna pun melepas celana jeansya. Aku mulai urut dengan minyak perlahan. Semakin lama semakin ke atas. Saat sampai di bagian paha dalam, dia mulai mendesis..

”Ehhmmm…”sambil sedikit menggeliat.

Aku semakin intens memberikan pijatan di paha dalamnya. Semakin lama jari-jariku semakin menyentuh pangkal paha. HHmm…terasa hangat.Kepalanya dia benamkan ke bantal. Mungkin malu atau tidak kuat menahan rangsangan. Aku tidak tahu. Tapi dia tidak menolak untuk diteruskan.

Aku pijat lagi pahanya tanpa terlihat sengaja menyentuh bukit berbulunya. Oww..udah basah celana dalamnya.

Aku pun minta ijin melepas celana dalamnya dengan alasan yang sama, agar celananya tidak lengket. Dia angkat pantat pertanda tidak keberatan dan akupun langsung melapaskannya.

Aku mulai pijat pantatnya perlahan namun mantap. Aku belum berani terlihat terlalu vulgar dengan menyentuh langsung bagian tengah lubangnya. Aku naikkan pijatanku ke atas sampai bahu. Tangan aku susupkan dari samping menyentuh sisi payudaranya.

Dia mendesis lagi…”Uffhh..”

Kaitan bh nya pun aku lepas dengan seijin Erna dan kemudian melumuri punggungnya dengan minyak zaitun.

Aku sengaja tidak memberikan rangsangan lebih, agar dia merasa penasaran.

“Udah mbak, sekarang telentang”.

Erna membalikkan badannya dan menutupkan handuk sebatas dada sampe pangkal paha. Sambil memejamkan mata, dia pasrah menunggu pijatanku selanjutnya. Tampak kalo dia masih agak malu-malu.Tapi tak apa. Aku yakin dia pasti sudah sangat terangsang.

Aku pijat lengannya menggunakan minyak zaitun sambil aku duduk bersila di sampingnya. Jari-jarinya aku arahkan ke selangkanganku. Ketika ujung jarinya menyentuh bongkahan di celanaku yang mulai membesar, dia menoleh ke arah suaminya yang duduk di sofa agak jauh dari tempat tidur.

Mungkin dia merasa malu kalo-kalo suaminya melihat tangannya yang menyentuh penisku. Tapi Hendra hanya diam saja sambil merokok. Wajahnya tidak menunjukkan reaksi melarang ataupun menyetujui. Karena suaminya cuek, Erna pun tak begitu peduli dengan suaminya lagi. Jari-jarinya yang ada di selangkanganku mulai mengusap-usap perlahan tak kentara. Seakan tak sengaja. Matanya tetap terpejam seakan menikmati pijatanku di lengannya.

“Hmm…udah mulai berani rupanya”, pikirku sambil tersenyum.

Aku tetap pura-pura memijat langan dan pundaknya, padahal penisku udah mulai bergerak membesar.

Pijatanku kuarahkan ke payudaranya. Handuknya aku perosotkan ke bawah. Tampak putingnya yang berwarna coklat muda.sudah mengeras tegak ke atas. Aku urut payudara kanannya dari samping menuju ke tengah. Saat menyentuh putting, tubuhnya menggelinjang sambil mendesah pelan..”eehh…”

Terlihat sekali kalo dia berusaha menahan desahan. Tapi setiap pijatanku menyentuh putingnya, dia kembali menggeliat dan mendesah.’’Ahh…”

Aku lihat Hendra merubah posisi duduknya menjadi lebih tegak. Sepertinya dia mulai ikut terangsang melihat istrinya aku perlakukan seperti itu.

Erna mempergunakan tangan kirinya untuk menutup mata karena tidak tahan dengan rangsangan yang dia rasakan, Sementara tangan yang ada di selangkanganku mulai berani menggenggam erat penisku. Dia sudah tidak malu-malu lagi mengelus dan mengocok penisku dari luar. Setiap putingnya aku sentuh, genggamannya pada penisku semakin erat.

Aku sengaja tidak memberikan rangsangan ke putting terus menerus. Saat dia mulai terangsang, aku pindahkan tanganku ke perutnya. Berhasil..dia terlihat kecewa dan mulutnya cemberut.

Hehe aku tertawa dalam hati. Aku menoleh kearah Hendra. Diapun mengacungkan jempol pertanda dia suka atas perlakuanku.

Akupun tidak menyia-nyiakan isyarat jempol dari Hendra. Tanganku turun lagi dari perut menuju ke bawah. Aku urut paha Erna dari bawah ke atas. Saat sampai di pangkal paha, aku sentuhkan jari telunjukku tepat di tengah-tengah gundukan vaginanya.

“auuwhh…” Erna berteriak lirih. Sepertinya dia agak terkejut dengan tindakan beraniku. Mungkin dia merasa seperti kesetrum saat jemariku menyentuh liang surganya.Tangannya kembali meremas penisku.

Kali ini gentian aku yang terkejut. Erna tanpa ragu menelusupkan tanganya ke balik celanaku. Kebetulan aku memakai celana kolor tanpa celana dalam, sehingga dengan mudah tangannya masuk menyentuh kulit penisku. Ahh….enak juga pijatannya.

Kini aku semakin berani memijat area vitalnya yang sudah semakin basah. Jari tengahku mengorek garis tengah vaginanya dari bawah ke atas. Saat jariku menyentuk klitorisnya, bisa ditebak, lenguhannya semakin keras dan kocokannya semakin cepat.

Aku masukkan jariku ke dalam lubang. Pelaaann…tapi pasti. Aku tekuk jariku di dalam vaginanya untuk mencari daerah yang menonjol dan kasar. Nah…ketemu!. Ini dia g-spotnya. Akupun menggerak-gerakkna jariku keluar masuk.

“Oohh….oogghh…ooouuwggh..”, Erna sudah tidak bisa membendung suaranya lagi. Dia tidak lagi merasa malu. Yang ada hanyalah nafsu dan gairah yang semakin memuncak. Dia sudah tidak memperdulikan lagi suaminya yang sudah berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah ranjang untuk melihat lebih dekat istrinya yang menikmati perlakuanku.

“Oohh..yeah….ahhh..disitu..teruuss…aahh….”…teriaka nnya semakin tak terkendali. Aku tau sebentar lagi dia pasti akan meledak. Aku percepat kocokan tanganku.

“Ahh…tteeruuuss..akk..kkuu…kkeell….aahh…papaahh…ak u keluaarrr…ooggghhhh….”, Erna menjerit keras sekali. Pantatnya naik saat aku tekan jariku lebih dalam. Tangan kirinya ternyata sudah dipegang erat sama Hendra. Pantas saja dia teriak “papa” saat orgasme.

Sementara tangan kanannya tetap memegang penisku. Bedanya, dia sudah tidak mengocoknya tapi menggenggam erat sekali karena menahan orgasme yang dahsyat.

Sekitar lima detik tubuhnya mengejang dengan pantat naik keatas. Setelah gelombang orgasmenya mereda, dia seakan kembali ke alam sadar. Dia menoleh ke suaminya sambil tersenyum malu.

“Gimana,ma? Enak?”, Tanya Hendra.

“Ah papa..gitu masih ditanya”, jawab Erna malu sambil mecubit paha suaminya. “Papa ga marah?”, Erna bertanya ragu.

Hendrapun tersenyum, “Kenapa marah? Kan aku yang minta dari dulu tapi kamu ga pernah mau”

“Makasih ya,pa. Tadi benar-benar luar biasa. Mas Deva tau letak g-spotku”. Erna menyebutku dengan panggilan Mas.

Seakan teringat kalo tangan kanannya masih memegang penisku, Erna menoleh ke arah genggaman tangannya, kemudian dia bertanya ke suaminya, “Pa, boleh ga aku isep punyanya Deva?”

“Kenapa, ma? Kamu suka?” Hendra malah balas bertanya.

“Iya, habis punya Deva gede”. Erna menjawab dengan polosnya. Mungkin dia merasa takut kalo suaminya tersinggung, cepat-cepat Erna sambung kata-katanya. “Maaf ya pa. Bukan maksudku kalo punya papa kecil, cuman punya Deva lebih
gede dikit”

Hendra hanya tertawa , “Gapapa,ma. Aku udah tau kok kalo punya Deva lebih gede. Kan dulu udah ditunjukin fotonya. Kalo mama suka, jangankan diisep. Dimasukin ke punyanya mama, papa ga marah kok”

“Makasih ya, pa.” Erna memeluk tubuh suaminya yang berdiri di samping ranjang dan kemudian mencium bibirnya.

Aku cuman tersenyum aja melihat tingkah mereka berdua.

Erna kembali menggenggam penisku yang tadi dilepaskannya.

Kini aku berdiri di atas ranjang betumpu pada lutut. Celanaku dipelorotkan ke bawah oleh Erna. Kini di depan wajahnya, terpampang penisku yang sudah mengacung tegak. Matanya sedikit melotot, tapi sedetik kemudian dia sudah bisa menutupi rasa kagumnya.

Wajahnya mendekat perlahan. Dia jilat lubang penisku yang sudah mengeluarkan cairan precum. Hmm..tampak dia menikmatinya. Mulutnya dibuka lebar-lebar seakan ingin menelan seluruh penisku. Kini tampak kepalanya maju mundur memasukkan penisku ke dalam mulutnya. Sayangnya cuman seperempat dari penisku yang bisa dia telan.

Diapun melepas lagi sambil geleng-geleng.“Ahh…ga muat”, katanya. Mungkin dia ingin menelan semuanya.Hihihi..aku cuman ketawa geli dalam hati melihat tingkahnya.

Dia masukkan lagi penisku ke dalam mulutnya. Kini dia tidak peduli muat atau tidak, yang dia lakukan hanyalah memaju mundurkan kepalanya sambil menghisap penisku. OOhh….rasanya benar-benar melayang.

“Rupanya cewe ini jagoan juga ngisepnya”, pikirku. Tadi sepertinya dia wanita yang lembut dan pemalu. Tapi kini terlihat liar dan buas. Tangannya mengocok cepat sambil mulutnya terus menghisap keluar-masuk. Hendra tidak tahan melihat adegan ini. Dia melepas celananya. Tampak penisnya sudah menegang.

Ooo..pantas Erna bilang kalo punyaku lebih besar. Aku liat, penis Hendra panjangnya cuman standar, mungkin 13cm dan diameternya sekitar 3,5cm. Hendra meraih tangan kiri Erna dan diminta untuk mengocok penisnya.

Sekarang Erna memainkan dua penis sekaigus. Penis suaminya dikocok dengan tangan kiri sedangkan penisku dihisap sambil dikocok dengan tangan kanan.

Sekitar 10 menit dia melakukan itu. Aku semakin ga kuat. Bahaya, kalo diteruskan, aku bisa keluar nih.

Untungnya Erna sudah merasa capek duluan. Dia lepaskan penisku sambil geleng-geleng “Gila, gede banget. Mulutku sampe capek musti nganga lebar.”

Aku dan Hendra hanya tersenyum mendengarnya.

Aku segera ambil inisiatif, “Mbak sekarang tidur telentang ya” Erna nurut. Dia mungkin penasaran apa yang akan aku lakukan terhadapnya.

Sambil mengocok penis suaminya perlahan, Erna memperhatikan aku yang mengambil posisi berlutut di depannya. Tanganku menyentuh vaginanya. Erna kembali mendesah, “Ahh..”.

Aku ambil kondom di dekat tempat tidur. Erna sadar, sebentar lagi dia akan disetubuhi orang lain di hadapan suaminya. Inilah pertama kalinya dia bersetubuh dengan pria selain suaminya sendiri. Mungkin dia sedikit ragu, tapi tak ada penolakan karena tampaknya diapun ingin merasakan seperti apa rasanya penis orang lain.

Vaginanya sudah mulai basah lagi. Rupanya dia sudah kembali terangsang setelah mengalami orgasme tadi. Aku bentangkan pahanya lebih lebar. Aku lihat, wajah Erna sedikit tegang.

“Santai aja mbak. Aku pelan-pelan kok”

Erna hanya mengangguk pelan sambil tangannya terus mengocok penis Hendra. Matanya tak berkedip memandang penisku.

Akupun perlahan menempelkan kepala penisku di bibir vaginanya. Aku tidak langsung memasukkannya, melainkan menggesek naik turun di garis lubang nikmat itu. Erna melenguh ..”Oohh..”

Ketika aku rasa cairannya sudah semakin banyak, aku masukkan perlahan penisku

“Ahh..pelaann…mass”

Aku tidak menjawab. Penisku aku tarik keluar sedikit, kemudian aku masukkan lagi perlahan. Gila..sempit banget. Penisku terjepit. Padahal masih baru masuk separo.

Erna menggigit bibirnya. Hendra menyorongkan penisnya ke mulut Erna. Seakan tahu kalo penis itu sebagai obat penahan sakit, Erna pun mengulumnya. Kini konsentrasinya terpecah pada penis Hendra. Akupun kembali menekan agak dalam. Bless…Ahh…akhirnya masuk juga seluruh batang penisku.

“EEhhmmmpphh…” Erna berteriak sambil masih mengulum penis Hendra.

Aku diamkan sesaat. Ketika kedutan vaginanya mulai berkurang, aku memompa perlahan. Terasa seret banget. Aku heran juga, “Seperti merasakan anak abg aja”, pikirku.

Semakin lama, cairan vaginanya semakin banyak. Aku bisa lebih lancar menggenjot penisku lebih dalam lagi.

Gerakanku semakin cepat. Sementara itu aku lihat hisapan Erna pada penis Hendra juga semakin kuat. Aku lakukan beberapa variasi goyangan dan tusukan pada vagina Erna sehingga dia merasakan gairahnya semakin memuncak. Terlihat dari lenguhannya yang semakin keras dan kocokan pada penis Hendra yang semakin cepat.

Erna melepas hisapannya dan teriak,”Ahh..lebih cepppaatt…teruuss…aku mau kelluarr…la..giii”

AKu percepat gerakanku. Hendra juga menunjukkan tanda-tanda mau keluar. Dia minta istrinya kembali menghisapnya. Sebentar kemudian, aku lihat Hendra memuntahkan spermanya di mulut Erna. “Ahrrgghhh…”, Hendra berteriak tertahan.

Erna menelan sperma suaminya. Beberapa meleleh di sudut bibirnya. Mungkin saking banyaknya

Sementara kocokanku semakin aku percepat lagi. Pantat Erna mengikuti gerakanku…

Dan akhirnya…”Uuurrgghh…….”Erna teriak dan tubuhnya mengejang kaku. Di saat yang bersamaan, aku pun menyemprotkan spermaku. “Ogghhrrhh….” Kepalaku menegadah ke atas menahan nikmat yang luar biasa dahsyat.

Tubuhku lemas. Aku rubuhkan tubuhku diatas tubuh Erna. Sementara Hendra duduk di tepi ranjang . Kami bertiga lemas setelah merasakan kepuasan yang hamper bersamaan.

Aku bisa merasakan dada Erna masih ngos-ngosan.

Hendra mengelus rambut Erna sambil bertanya. “Bagaimana ma?, Enak?”

“Enak,pa. Aku belum pernah merasakan seperti ini sebelumnya”, jawabnya dengan masih ngos-ngosan.

Hari itu kami habiskan waktu di hotel untuk melakukan 3some beberapa kali lagi sampai terasa benar-benar lemas. Hendra terlihat sangat puas. Dia berterima kasih karena akhirnya berhasil merealisasikan fantasinya selama ini.

Pijat Spesial buat istriku

saya punya pengalaman sewaktu di massage oleh mas R,maaf saya posting pengalaman kami ya mas..saya lihat millis ini makanya saya ingin sekali share supaya adil
Saya seorang suami 34 thn Isteri saya berumur 26 tahun. Kami keturunan dan tinggal di Apatement TA .Isteri termasuk berukuran sedang, tinggi 164 cm, berat 47 kg dan termasuk ramping, hobby senam dan mrawt kulit ,warna kulit kuning langsat, dan mulus. Saya mempunyai hobby massage. Entah pikiran saya kemasukan fantasi dari mana sehingga timbul keinginan saya untuk melihat isteri saya dipijat. Karena faktor safety n Privasilah Saya mencari masseur profesional,sebab teman saya punya pengalaman buruk sewaku mencari dikoran LM, pertama tama saya searching di koran P bnyk sekali namun hanya menuliskan Pijat utk wanita atau ada pula ditulis pasutri namun menerima Pria juga.jadinya saya takut kena macam2 , karena rasa penasaran akhirnya saya tlp namun dari gaya bicara dan susunan kalimatnya saya berkesimpulan bahwa mereka ingin ML gratis tapi dapat duit, Ok lah duit buat saya tdk menjadi masalah tetapi saya tidak mau ?memberikan?isteri saya kepada orang yang mendahulukan nafsu,hampir seluruh search engine saya obok obok dan akhirnya suatu waktu saya menemukannya. Tetapi bagaimanapun web massage sensual yang saya buka always no intercouse ,saya coba berkorespondensi dan meneukan jawaban bahwa yang benar profesional itu intercouse tidak menjadi bagian yang ?dijual?artinya harus natural. mmmm?..saya mengerti sekarang
Lama saya mencari,akhirnya sktr 2004 april ,saya membaca koran dan mata saya tertumbuk pada iklan yg berbunyi lbh kurang spt ini
ADRI Massage sensual for ur wife khusus u Pasutri .Hsbnd watch teraphy/Fantasy.Benar2 Pjt bljr diLN call 08179***(no Plus No SMS) dst (aku lupa)
Saya telepon,ternyata responya bagus ,bahasanya rada intelek dan ga kampungan,but I have to make sure dulu,bbrp hari kemudian saya bertemu dgnya di salah satu mall dekat kantor.Dia memperkenalkan namanya R (kok berbeda dg iklannya ADRI )
Orangnya bersih cukup ganteng wajahnya didagu n pipi ditumbuhi rambut yang udah tercukur ,berpakaiannya sangat match mencerminkan pria metro sex dan pekerja kantoran rambutnya model spike dg wet look , agak gemuk tapi gemuk kekar n kencang dan bukan yang gembrot.. Mulai aku cerita ini itu,mas R menerangkan dg sangat jelas Salah satu yang saya ingat dia memulai pertanyaan dg ini ?apakah mas sudah komunikasikan?saya tidak mau kalau belum deal dg wife karena teraphy ini tdk akan pernah berhasil!?.
Kalau nanti jadipun mungkin suatu saat say ktemu anda dimana ,maafkan kalau saya tidak menyapa,demi mejnaga privasi mas,..begitu kata Mas R ,jadi makin mantap nih karena saya ingat teman wktu itu ceritapemijatnya tiap hari sms isterinya ngajak ketemuan sendiri
Aku jawab memang pernah saya komunikasikan dan itu sudah 4 tahun lalu dg bujuk dan rayuan terus menerus dia setuju aja kok tetapi dia pilih yang benar dan bisa,semoga mas R ini benar ya, jawabku?
Jawab mas Rio ? Pokoknya setelah diurut badan akan terasa enak. Bukan hanya itu, bahkan saya expert untuk mengurut bagian syaraf yang menimbulkan rangsangan seksual.
Saya mulai timbul keinginan cepat cepat untuk melihat mas R mijat isteri saya. Saya pulang dan merayu isteri agar ia mau diurut minggu depannya. Saya akan belikan kamu sepatu dan tas satu set bujuk ku..Saya katakan juga pada isteriku, “Mas R masseur yg benar pintar, benar-benar mengerti urat. Dan hmm agak menarik wajahnya pancingku …”
Lho memang mas Homo ya..kok senang dipijat ma R canda isteriku,saya lalu tunjukan foto mas R yan dikirim lewat emailku ce##@plasa.com
isteriku senyum senyum dan bilang..,mas wajah buat aku nomer sekian yang penting benar bisa mijit dan sopan
Akhirnya ia mengangguk.
Minggu berikutnya aku jemput mas R di plasa Senayan . “Kalau ibu mau, dan bapak mengizinkan, saya ok saja. Memangnya keluhan ibu apa?”
“Ia suka pegel-pegel pinggang dan kurang bersemangat dalam seksual.” Pancingku
? dalam keadaan normal sex yang pertama adalah masalah pikiran..?kedua baru fungsi organ tubuh yang dissorder ? jwb mas R ,saya ingat benar kata kata itu
Lanjutnya ? kita mesti benahi pikiran nya..itu bisa timbul karena kejenuhan atau dia punya fantasi maupun mgkn masa lalu yang kurang menyenangkan kalau pegelnya sih sudah biasa dan dg imbangannya harus diurut bagian-bagian syaraf tertentu pak,” katanya.
“Apa mas mengizinkan?”
“Ya, monggo aja tidak apa-apa.”
Sesampainya di rumah, saya panggil isteri. Saat itu waktunya sudah agak malam sekitar jam 9 an
“Ma, ayo, kamu dipijat.”
Isteriku masuk dengan memakai kain sarung batik ke kamar, di kamar utama saya ada lemari pakaian yang besar tertanam di tempok .Mulailah isteri saya tengkurep. Dan saya tidur 2 an di sebelahnya sambil mengamati. Mas R menyingkapkan kain sarung istriku sampai di bagian betisnya, stlh sebelumnya mengeluarkan minyak yg harumnya sangat wangi dan mulai mengurutnya. Setelah selesai Kemudian Mas R menyingkap sarung istriku ke bagian pahanya dan mengurutnya. Aku memperhatikan isteriku. Kayaknya dia merasakan dan cocok dengan urutannya. Maklum isteriku paling sering di pjt lulur sama mbok mbok jadi ngerti mana yang benar dan tidak
Saat Mas R memijat bagian pahanya dan pinggul istriku. Isteriku nampak semakin nikmat, sambil kelihatan badannya sedikit bergerak.
Supaya isteri saya tidak canggung saya berinisiatif keluar, dan bilang sama Mas R, “Saya keluar dulu ya, Mas.”
Dia jawab jangan ditinggal mas..tapi saya dengan kode, tanpa isteri mengetahuinya, saya bilang bahwa akan sembunyi di lemari besar itu
Mas R menaikan alisnya tanda setuju
Kemudian saya masuk ke almari mengintip dari celah celah pintu almari
Terdengar suara isteriku mendesah-desah, “Aaah…. sssss Aaahsssssssssszzz…. Aaah….”. Aku lihat istriku menggeliat-geliat, mungkin mulai terangsang, karena ternyata Mas Ri telah menyingkap kain sarung isteriku sampai ke bagian bawah sedikit pinggulnya. Tangan Mas R kelihatan mengurut dengan pelan dan menelusuri jengkal demi jengkal bagian pangkal paha isteriku sampai kelihatan CD hijau muda-nya. Aku perhatikan ..?, ia belum memulai memijat ke bagian yang lebih sensitif.
Lalu Mas R minta izin untuk membuka sarung isteriku dari bagian atas pinggulnya,(sangat sopan ) dan lalu memijat pinggulnya. Tangannya lalu dimasukkan ke celah dalam CD-nya.mungkin sedang mencari titik syaraf (belakangan aku tahu bahwa itu adalah Yoni massage step 1 ) isteriku semakin mendesah-desah dan menggeliat-geliat. Lho kok Barangku pun semakin ngaceng keras. Aku lalu brpikir jangan jangan saya ini punya kelainan,apalagi diujung celanan yang menonjol kelihatan basah dikit.
Kemudian Mas menyuruh istriku terlentang. Aku semakin memperhatikannya. Tangan kekar Mas membuka kain isteri di bagian pahanya dan nampaklah paha mulus isteriku dan CD-nya. Ia mulai mengurut paha istriku sambil meremas-remasnya sampai ke pangkal pahanya. Rupanya bukan begitu saja isteriku terangsang, Mas memang nampak sengaja merangsang istriku dengan pijatan khususnya (ohh memang prfesional krn saya liat Mas R memijat tanpa expresi ngos ngosan ). Kelihatan tangan kekarnya meremas-remas paha dan pangkal paha istriku sampai ke pinggulnya. Keringat mas R keluar padahal AC kamar dingin banget.Bibir isteriku menggigit ujung bantal sepertinya dia tidak kuat menahan pijatan maut mas R.Aku intip tangan Mas R mengurut dan mengelus bagian balakang daerah V isteriku.Istriku menjerit kecil uh..uh nafasnya agak tersengal .Setelah selesai diurut dan Mas R pulang, aku langsung ajak isteriku berhubungan. Karena memang saya pun sudah tidak tahan melihat , barang saya ngaceng keras sekerasnya . Dan ternyata isteriku pun sangat terangsang jauh tidak seperti biasanya. V nya hangat dan banjir cairan kental spertinya lubrikasinya udah jalan tdk seperti biasanya saya harus menolesi KY JELLY dahulu sbelum ML
” kok Mr P mas keras sekali?”
“Memang Mas R itu benar-benarmasseur yang mengerti syaraf.”
“Saya juga mas. Enak banget, Kalau begitu, kapan2 kita urut lagi, ya?” bilang isteriku
“Ok..” sahutku sambil tersenyum. Berhasil nih
Sebenarnya Pikiranku semakin jorok membayangkan Mr P mas R kalau itu dimasukkan ke lobang isteriku yang kecil mungil itu.
Kira kira 2 minggu Sambil ia memijatku aku bilang padanya.
“Mas hebat, benar-benar mengerti syaraf. Isteriku tidak seperti biasanya. Aku dan isteriku sangat menyukai pijatan Mas R.”
“Oh ya, terima kasih Mas kalau memang cocok pijatan saya.”
Aku bilang padanya, “Aku nanti ada pertemuan bisnis di rumah teman saya. Tidak apa-apa walaupun tidak ada saya, tetap aja isteri saya dipijat. Saya tidak terlalu lama kok paling sekitar 3 jam-an saya sudah pulang.”
Dia benar benar enggak mau!! Aneh nih mas R?sudah diijinkan kok ga mau (kritik buat Mas R yg katanya sering nolak “rezeki”) akhirnya aku tahu belakangan bhw mas R bersikap profesional bahwa hasil massage sensual itu harus dinikmati ke2 pasangan.
Akhirnya aku mengalah tetap ada disampingnya alias mengintip (mas R pernah email ke aku ,katanya aku lebih horny kalau mengintip istilahnya Peeping Tom)
Isteriku dalam posisi tengkurep dan kain sarungnya sudah tersingkap sampai ke pinggul sehingga kelihatan CD-nya. Dan Mas R mengurut paha istriku sampai ke pangkal pahanya. Suara desahan dari mulut istriku terdengar semakin keras dan tubuhnya pun menggeliat-geliat, membuat Mas Rsemakin agak bersemangat . Tangannya yang kekar dengan jari-jarinya memijat selangkangan isteri saya dari arah belakang setelah diurut bagian punggung dan pundaknya nya tak lama kemudian Mas R menyuruh isteriku terlentang. Ketika istriku sudah dalam posisi terlentang, Mas R mulai berani menyibak kain sarung isteriku sampai ke bagian atas. Tangannya mulai memijat bagian di dekat bibir vagina istriku kira kiran 20 menit. Ia menyingkap pelan-pelan CD istriku. Dan isteriku pun diam. Nampaknya ia pun memang mengharapkannya.
Mas R mulai mengelus-ngelus bibir vaginanya, dan isteriku semakin keras desirannya. Terdengar suara: “Aah uh… Aah… Aah” dari mulut istriku sambil mengeliat-geliat. Isteriku nampak mulai terangsang berat, dan kelihatan tangannya menggerayangi selangkangan Mas R. Ia mijat vagina istriku dan memasukkan jarinya ke dalam lobangnya. Begitu jari Mas R dimasukkan, isteriku menjerit kecil dan menggeliat sambil meremas celana mas R dengan gemasnya.mas R diam saja tidak menolak tapi tidak meng iyakan Aku panasaran, Isteriku meremas-remasnya dengan sangat gemas karena sudah terangsang berat. Kelihatan vaginanya membasah dengan lendir. Dan Mas R tetap aja tanpa expresi memijat vagina istriku sambil memasukkan jarinya.. Kemudian isteriku membuka kaos dan BH nya. Kemudian Mas R memassage payudara isteriku dengan cairan putih ,mungkin cream khusus Payudara sehingga semakin tidak tahan isteriku..
saya pun ereksi mengeras luar biasa. Makin lama lama makin intensive pijatan di Vagina dan payudara isteriku ,Isteriku merintih-rintih sambil menggigit bibirnya. “Aah… oh… oh…”
Nampak Mas R duduk di antara paha istriku yang terbuka lebar .Semakin lama Mas R semakin menambah level pijatannya dan kelihatan isteriku ingin di peluk yang sangat kuat. Mas R gelagapan saat dicium istriku. Badan Mas R yang memijat pun tampak tetap menekan selangkangan istriku walaupun aku tahu dia tidak penetrasi. Sambil mengurut payudara nya,mungkin karena tekanan celana mas R yang agak kuat di daerah belahan V nya ..isriku sempat teriak kecil mungkin tanda dia mau mendekati orgasme..setalah itu mas R pindah memijat clitorisnya ,dengan tangan dan jari telunjuknya dia memilin dan mengocok clitoris isteriku,aku dengar mas R bilang..?jangan takut mbak ini Yoni massage level 5 atau level akhir ,relax aja dan nikmati,fantasikan apa saja yang mbak mau ..pinggul istriku dimaju mundurin sdri ,di angkat angkat ,lalu tangan Mas R diberi lagi minyak ..kira kira 1o menit isteriku tampak menahan getaran hebat..dan aku terkejut saat isteriku bilang ?Mas R tolong dong oral in aku mas..???? Jujur saja aku memang menginginkan hal itu karena saya masih dengan posisi mastrubasi..
Dengan sigap mas Rio berkata ?memang semestinya tahap paling akhir dari level 5 adalah Oral ,tapi saya jarang sekali lakukan , mas rio sempat meminta izin aku apakah diizinkan mengingat istriku memintanya,aku kasih kode go head!!! terus aja!! full access buat mas Rio..dalam hati aku berkata pasti karena isteriku cantik jadi dia mau
Akhirnya mas Rio mengoral istriku ,tampak isteriku mengerang keenakan dan menggelinjang hebat sambil sekali tangannya memegang sprei yang sudah berantakan kesana kemari lepas dari tempatnya,krn isteriku memejamkan mata maka saya pelan pelan keluar dari lemari melihat mas Rio mengoral isteriku,gila benar lidah mas R sangat terlatih,dg ujung lidah dia mempermainkan ujung clit yang sudah mengeras dari tadi ,tangan mas Rio lalu menarik tangan isteriku dan memegang kedua tangan isteriku mereka saling menggegam ..dan?.finally isteriku menjerit dan bergetar ooooooohhhh jeritnya tandanya dia gak kuat menahan orgasmenya ..mas aku keluar..Aku sengaja memberi waktu yang cukup luang bagi isteriku agar orgasme.
Setelah istriku mulai hilang rasa capeknya dengan tidur sejenak barulah aku dan menemui mereka berdua yang saat itu sedang minum kopi di ruang tamu dalam keadaan segar. Nampak wajah istriku bersinar terang dan berseri-seri.
“Mas, pijatan Mas R memang enak sekali…” kata istriku menyambut kedatanganku.
Kalau boleh 2 minggu lagi datang ya Mas kata isteriku
“Boleh…,” sahutku sambil tersenyum. Tapi mas R belum mengiyakan dia hanya tersenyum saja,karena saya tahu Mas R sangat sibuk dengan gawean kantornya… setelah memberikan amplop untuk ganti bensin dan sekedar uang jajan mas R pamit pulang ..entah kapan aku bisa memancing mas R untk Mau ML..(sorry mas aku lg taruhan sama isteriku )

SUAMI SUKA LIHAT ISTRINYA MAIN SAMA PRIA PEMIJAT

Sudah sekitar 1 bln terakhir ini gw sering berfantasi yg mungkin bs dibilang gila. Yakni merasa lbh horny jk melihat istri gw ML sm cowok lain. Ya.., mungkin krn khdpn seks yg monoton. Seiring dengan berjalannya waktu gw berhasrat ingin mencoba merealisasikan fantasi gw tsb.

Istri gw tergolong alim & pemalu. Pernah gw pancing ide gila ini sewaktu sedang ML dengannya. Walhasil… do’i marah bro.

Hingga suatu hari muncul ide yg mnrt gw cocok
untuk merealisasikan fantasi gw tsb.

Awalnya gini, untuk menjaga kebugaran & vitalitas tubuhnya, istri gw sering dipijat. Tp selama ini yg mijat adl ibu2x tua. Ya.., namanya juga tukang pijat beneran.

Sedikit info ttg istri gw, usianya 23 th, tingginya 165cm, ukrn bra 36B. Kulit kuning langsat. Facenya sepintas spt Dina pungky.

Kejadian ini berawal ketika suatu hr gw pernah baca iklan dikoran tentang pijat refleksi. Bermodalkan info tsb, lalu gw tlp ke 08******. Singkat cerita, setelah mendapatkan info yg gw butuhkan, akhirnya gw membuat janji dgn jimmy tukang pijat tsb mengenai kapan, siapa yang mau dipijat, .

Di hari & tempat yg telah dipersiapkan, sekarang gw tinggal menunggu waktunya saja. “Jam berapa Mas pijatnya?” tanya santi istri gw. “Jam 10”. “Kok ga suruh Bi Tika sj sih yg pijat. Kayak’ biasanya?” “Pijat yg satu ini lain. Namanya juga refleksi. Bukan spt pijat urut biasa. Tp fungsi utamanya utk merelekskan otot2x yg kaku. Bahkan bs menyembuhkan penyakit tertentu jika rutin”. dan jg bs buat gairah mama bangkit spt gadis lg..

Tepat jm 10 lwt 10 menit sang pemijat pun datang.

“Malam Mas david. Maaf sy sdkt terlambat.” “Ndak apa2x. Kebetulan anak2x sdh tidur, jadi ga ada yg ganggu. Maklum msh kecil2x.”

Setelah perkenalan sejenak dgn istri gw, lalu acara pemijatan pun dimulai.

Sengaja gw pilih ruang kamar tidur khusus tamu dlm proses pemijatan kali ini. Karena sebelumnya gw sdh memasang hidden cam di salah sudut kmr tsb. Jd nanti gw bs leluasa memantau seluruh isi ruangan.

“Bisa dimulai skrng Mbak santi” tanya jimmy kepada istri gw. Sdkt info lagi, pemijat yg gw pilih memang usianya lebh tua dr istri gw. Dan face-nya pun biasa2 saja. Kulitnya kuning, tinggi sktr 178 cm. bb 82kg, agak gemuk. orang china. kelihatan ramah dan baik.

Istri gw berbaring telungkup diranjang yg memang khusus utk 1 orang. Dia hanya berbalut kain tp msh menggunakan bra & cd.

jimmy memulai aksinya. Pijatan dimulai dari telapak kaki. Gw memperhatikan dgn seksama setiap gerakannya.
“Kalo terasa sakit, bilang ya Mbak,” ucap jimmy kepada istri gw. “Iya,” jwb santi singkat.
Sambil memijat jimmy berusaha bersikap sopan baik dlm berbicara maupun bertindak. Dan untuk mencairkan suasana, kami bertiga pun terlibat perbincangan ringan. kemudian gw tuangkan cocacola 3 gelas, yg 1 buat jimmy yg uda gw campur dgn obat kuat, 1 nya lg buat istri gw, yg jg gw camour dgn obat perangsang, yg 1 nya lg gak gw campur apa2,” gila nya gw,..

Hampir 10 menit berlalu, tahap pemijatan berhenti didaerah lipatan dengkul. Kemudian jimmy beralih ke punggung.

“Maaf Mbak santi, sy buka bra-nya ya. Soalnya mau diberi minyak?” Dengan posisi kepala yg miring, Istri gw melirik kearah gw. Dan gw pun mengangguk pelan. “Buka sj jim’, biar nggak mengganggu,” jwb gw.

santimulai kelihatan rileks. Dan dia mulai menikmati pijatan jimmy didaerah punggungnya.

“Aku ke WC dulu yaMa, udah kebelet nich,” kata gw pura2x. Padahal disinilah awal fantasi gw bermulai. Lalu gw meninggalkan mereka berdua di dalam kamar.

Keluar dr kamar gw tdk menuju ke WC melainkan ke kmr sebelah sambil menghidupkan alat perekam dr hidden cam yang sdh gw pasang.

Video receiver & recorder yg gw beli cukup kecil tp lumayan canggih. Selain kualitas gambar yg cukup bgs, alat ini juga dilengkapi dgn audionya.

Sungguh pemandangan yg bs bikin horny melihat istri gw disentuh & diraba oleh pria lain. Apalagi ketika jimmy minta izin istri gw utk menurunkan sdkt cd-nya krn akan memijat daerah pantat.

Gw semakin horny ketika melihat aksi jimmy yang agak menekan-nekan jarinya didaerah pangkal tulang ekor pantat istri gw. Dan istri gw pun kelihatannya semakin rileks dan menikmati setiap sentuhan & pijatan jimmy.

Gw mengambil inisiatif utk cari alasan keluar rumah supaya mereka bisa lebih leluasa. Dgn berpura-pura keluar dr WC, gw msk lagi kedalam kamar.

Pemandangan yang indah. Kini cd santi sudah berada di daerah dengkulnya. Meskipun pantatnya tertutup kain.

“Ma., aku keluar sebentar mau beli martabak telor ya. Mama mau nggak?” Istri gw hanya menjawab dgn gelengan pelan dengan mata yg terpejam.

Kelihatannya dia sudah benar2x rileks. Lalu gw pun keluar dgn menghidupkan motor. Dan berlalu.

Beberapa meter dr rumah, gw mematikan mesin. Lalu gw kembali lg kerumah. Dan masuk lewat pintu belakang yg sengaja tdk gw kunci. Dari dlm dapur, gw mulai menonton aksi jimmy.

Pemandangan yg gw lihat semakin indah. Kini cd santi istri gw sudah terlepas dari tubuhnya. Samar-samar gw bisa mendengar percakapan mereka krn gw sengaja mengecilkan volume audionya.
jimmy sekarang memijat bagian paha santi. Ketika kamera zoom-nya diperbesar, gw dpt melihat dgn jelas ada sesuatu yang menonjol dibalik training jimmy.

“Jika terasa sakit, bilang ya Mbak.” santi hanya mengangguk pelan. Tangan jimmy semakin naik keatas pangkal paha santi. Terlihat jelas posisi santi yang mulai berubah. Dia mungkin sdng menahan geli atau juga merasakan sensasi tertentu ketika jari2x jimmy terkadang dengan sengaja menyentuh vaginanya.

Posisi kaki santi sekarang tidak serapat pada saat mulainya pemijatan. Sedikit demi sedikit mulai melebar baik sengaja atau pun karena akibat pijatan jimmy yg membuatnya bergeser.

“Enak Mbak santi?” Istriku hanya terdiam. Mungkin karena agak malu. dan mgk pengaruh obat perangsang uda mulai reaksi
“Mas david beli martabak telornya di mana mbak?” “Di daerah prapatan” balas santi.

Jarak tempuh dr rumah ku ke daerah prapatan sekitar 15 menit PP. Proses pemesanan kira2x 15 menit. Jadi ada wktu 30 menit. Mungkin itu yg ada dalam benak jimmy.

jimmy menuangkan sedikit minyak di atas bongkahan pantat santi. Dan mulai memijat lembut lalu turun kearah anus santi. Mendapat sentuhan itu santi secara reflek menggoyangkan pantatnya yg bahenol dan padat berisi.

jimmy merasa mendapat angin segar. Tampak sekali jimmy berusaha merangsang santi dgn sentuhan2xnya baik didaerah anus maupun daerah vagina santi. Dan sekarang tanpa malu2x lagi bahkan lebih intensif. santi istri gw pun tampak semakin menikmatinya.

Suasana horny didalm ruangan gw ganggu sejenak dgn bunyi sms yg sengaja gw kirim ke santi yg beritanya bahwa ban motor gw bocor. Jadi mungkin agak lama br bs kembali kerumah.

Jawaban yg gw terima sedikit mengejutkan. “Iya…, ndak apa2x. Sebentar lagi pijatannya udah selesai”. Setelah mengirimkan sms, jimmy melanjutkan lagi pemijatannya.

Kali ini di mulai memijat daerah leher. jimmy berdiri tepat di atas kepala santi yang sekarang kepalanya disuruh menghadap sejajar ranjang.

Dengan memijat2x lembut sesekali tangan jimmy mengelus punggung santi. Dengan posisi mata tetap terpejam, santi nampak sekali menikmati setiap sensasi yang dirasakannya.

Tangan kiri memijat lembut pangkal leher santi dan tiba2x tangan kanannya mengelus dan mengusap vagina santi yang menurut gw pasti sudah sangat basah.

“Ach…., ach.., terdengar desahan santi. “Nikmati saja ya mbak” ucap jimmy sambil mulai memasukan jarinya kedalam vagina santi. “Hmm…, ackh….” Nafas santi semakin tidak teratur.
ditambah lg dgn obat perangsang yg gw campur diminuman nya, antara sadar dan tdk, istri gw mulai terbawa kesuasana yg sgt terangsang.

Lalu.., jimmy menarik tangan kanannya dan tiba2x mengeluarkan kontolnya. Kini pemandangan yg kulihat benar2x dahsyat. Dengan posisi berdiri diatas kepala santi, kontol jimmy berada tepat dihadapan mulut santi. Meskipun santi belum menyadarinya karena sedari tadi matanya terpejam menikmati setiap sentuhan birahi yg diciptakanoleh jimmy dgn elusan dan remasan. Setelah itu, jimmy memainkan kembali tangannya di daerah vagina santi.

“Mbak.., tolong buka matanya,” pinta jimmy. Lalu perlahan santi membuka matanya. santi sempat kaget mendapati ada sebuah rudal besar made in indonesia yang mengacung tegak dan jelas lebih besar & panjang dari punya gw berada tepat didepan mulutnya.

Dengan nafas sedikit memburu, tanpa diperintah, dengan perlahan santi mulai mencium dan menjilat kontol jimmy. jimmy memajukan sedikit posisi berdirinya agar santi dapat dengan mudah memasukan kontolnya kedalam mulutnya.

Sungguh diluar dugaan gw. Ternyat santi yg selama ini gw kenal alim dan pemalu agak sedikit berbeda sprt biasanya. Dengan lembut santi mulai mengulum & menghisap batang kontol jimmy. Mendapat perlakukan spt itu, jimmy menyuruh santi istri gw berbaring terlentang tanpa melepaskan kontolnya dari mulut santi.

Lalu jimmy mulai meraba dan menjilat toket santi yg ranum dan kenyal dgn rakusnya.
Mereka melakukan aksi seperti itu sekitar 5 menit. “Boleh sy masukan mbak?”
santimengangguk pelan. “Jawab dong mbak,” ucap jimmy pelan sambil mulai mencium bibir santi. Karena pengaruh obat perangsang & libido yg sdh tidak terkendali, gw melihat santi mulai bertindak diluar kendalinya.
“Boleh,” ucap santi lirih.

Kemudian jimmy memposisikan kontolnya didepan vagina santi. Dengan sekali dorongan halus, perlahan-lahan kontol jimmy masuk kedalam memek santi. “Aacchhh…,” desah santi menahan kenikmatan yg tertahan.

jimmy mulai memompa pantatnya secara perlahan. santi yang uda dalam kendali birahi & obat perangsang seolah-olah mengimbanginya.

Oohh., nikmat sekali memekmu mbak. Sempit sekali. Bagaimana kontolku mbak. Nikmat? Tanya jimmy. “Iya…,” “Apanya mbak? Pancing jimmy. “Kontolmu nikmat. Besar & panjang.” Nikmat mana dengan punya suamimu mbak?
“Eh…ackh.. nik..mat kontolmu.”

“Yeaach…, nikmatilah Mbak, nikmatilah kontolku.”
Uch…achk, Terdengar desahan santi Istri gw.

“Agak cepat jim. Genjot yg cepat. Ack…, yah…, genjot yg keras jim.” Teriak santi. “Apanya yg digenjot Mbak?” Pancing jimmy. “Memekku jim. Genjot memekku.”

“Aa….aaack….., aku hampir sampai jim. Terus…., yg cepat..” nafas santi semakin memburu.
Perkiraan gw sebentar lagi santi pasti akan merasakan orgasmenya. Namun beberapa detik kemudian, ternyata jimmy mencabut kontolnya dari vagina santi.

“Jangan dicabut jim, please…, aku belum dapet. Please.., masukan lg kontolmu jim. Aku mohon…,” pinta santi memelas.

“Tenang aja mbak. Pasti aku masukan lagi. Tapi, kita ganti posisi dulu. Sekarang mbak nungging ya..? perintah jimmy.
Demi meraih orgasme dan karena dipengaruhi obat perangsang & birahi yg tinggi, santi, istri gw seolah-olah melupakan statusnya sekarang.

Tanpa diperintah kedua kalinya, santi langsung mengambil posisi menungging.
Melihat lubang memek santi yang menganga, jimmy langsung mengarahkan kontolnya.
Blezzz.., kontol jimmy yang panjangnya di perkirakan antara 17-18 cm langsung lenyap ditelan memek santi istri gw.

“Ackh…, pelan-pelan jim,” erang santi. Tapi jimmy tdk menghiraukan ucapan santi. Begitu kontolnya amblas, langsung digenjotnya cepat-cepat.

“Oh.., yeach.., nikmat sekali memekmu mbak. Legit.”
Nafas santi kian memburu mendapat perlakuan sedikit kasar dari jimmy.
“Terus.., genjot terus yang cepat. Ackh…, ackh…., oohhh..,” santi kian meracau.

“Semakin cepat jim. Aku udah mau sampe…, ackh..”
Mendengar ucapan santi, jimmy tiba-tiba langsung mencabut kontolnya dari lubang memek santi.

“Aduh.., please jim jangan dicabut. Please…, masukan lagi,” terdengar suara santi sedikit menghiba.

Lalu jimmy membalikan tubuh santi. Disuruhnya santi mengangkang. Kemudian…, Blezzz, kontol jimmy masuk lagi.

Sambil melumat bibir santi, dengan genjotan berirama dan pelan jimmy mulai memompa pantatnya.

Gw yang sedari tadi melihat kejadian ini, jadi ikut-ikutan ngos-ngosan menahan nafsu.
Terus terang, gw jadi sangat horny melihat santi istri gw di perlakukan sedemikian rupa oleh pria lain.

Hampir 5 menit berlalu, bibir santi dan jimmy masih tetap berpagutan, saling hisap dan menjilat. Dan mulai tampak tanda-tanda santi akan segera orgasme.

Ciumannya semakin kuat. “Ackh…., ackh…., mmph…, te..rrus.., agak cepat jim.”
“Mbak…santi,” terdengar pelan suara jimmy sambil mengurangi kecepatan genjotannya.
“Mbak santi…., kalo’ mbak pengen sampe, mbak harus menuruti semua keinginan saya.”

Santi terdiam sejenak. Birahinya mengalahkan akal sehatnya. Lalu mengangguk pelan.

“Baiklah…, saya akan buat mbak santi orgasme dengan syarat mbak harus mau menelan sperma saya. Bagaimana mbak ?” tanya jimmy sambil tetap memompa pantatnya.

Gila.., batinku. santi pasti tidak akan mau melakukan hal itu. Selama ini dia tidak pernah mau jika gw akan ejakulasi di mulutnya. Apalagi menelan sperma.

“Terserah kamu jim. Yang penting sy bisa sampe. Puaskan sy sekarang jim, please…” pinta santi.
Mendengra ucapan santi, gw sempat terperanjat. Tapi gw juga penasara, apa betul istri gw mau melakukan hal tersebut.

“Baiklah mbak.” Lalu jimmy mulai menaikan kecepatan genjotannya. Sambil menjilat puting santi.

“Yeach…, terus jim. Ter..russs., yang cepat jim.”
“Ackh…, nikmat sekali mbak memekmu. Ayo mbak…, ucapkan mbak kalo mbak mau menelan sperma sy. Katakan mbak,” perintah jimmy.

“Saya mau sperma kamu jim.” “Mau apa mbak? Ucapkan yg jelas.”
“Saya mau menelan sperma kamu jim.”semprotkan dimulut ku jim “Kamu haus…?” “Iya…, jim. Sy haus dan mau menelan sperma kamu.” aku mau telan semuanya jim'”

“Terus…., ohh…., nikmat sekali kontolmu jim. Genjot yg cepat jim. Sy udah mau sampe…., lebih cepat lagi jim.”
“Saya akan memberikan orgasme terhebat yg belum pernah kamu rasakan mbak,” balas jimmy.

Melihat tanda-tanda santi akan segera klimaks…, “Nah…, sekarang tahan nafasnya mbak,” perintah jimmy.

santi menuruti perintah jimmy. Dia segera menahan nafasnya. “Tahan terus mbak, jangan dikeluarkan dulu sampai mbak sampe,” perintah jimmy lagi.

Beberapa detik kemudian….
“Aaacchkkkk…………..,” teriak santi. Sungguh pemandangan yang benar-benar menakjubkan. Mata santi terpejam begitu dia memperoleh orgasmenya. Nampak sekali dia merasakan suatu kenikmatan ML yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Tubuhnya bahkan menegang keras berbarengan dengan orgasme yang diperolehnya.

Tidak lama setelah santi orgasme, tiba-tiba jimmy mencabut kontolnya. Dan mengarahkan ke mulut santi.

Sambil mengocok kontolnya dengan cepat, “Sekarang…, buka mulutnya mbak,” pinta jimmy.

Dugaan gw meleset. Gw kira santi tidak bakalan mau melakukan itu. Tapi yang gw lihat ternyata sungguh diluar dugaan. santi menuruti perintah jimmy.

“Hisap kepala kontol sy mbak,” perintah jimmy. Sambil mengocok dengan semakin cepat, santi menghisap dengan kuat kepala kontol jimmy.

“Aa….ackhh….., ackh…., telan mbak. Telan semuanya.” “Tanpa ragu santi istri gw menuruti semua perintah jimmy dengan menelan semua sperma jimmy. dijilatin nya sampe gak ada yg tersisa, kpl kontol jimmy kelihatan bgt, mengkilat.

Setelah semua spermanya diperas keluar, perlahan jimmy menarik keluar kontolnya dari mulut santi.

“Bagus mbak…, bagaimana rasanya ? Nikmat bukan. Sy yakin pasti mbak suka dengan rasa sperma sy. Karena saya sll jg stamina.

santi hanya tersenyum tipis sambil mengangguk pelan.

“Orgasme yg mbak alami tadi itu namanya A Little Death. Nikmat nggak?”
“Iya…, sy belum pernah orgasme senikmat itu. Ini pengalaman yg luar biasa,” jawab istri gw.

Setelah beristirahat sejenak, lalu mereka pun berpakaian kembali. Dan gw segera pura-pura kembali dari mkn martabak telor.

“Ohh.., udh selesai mijatnya,” tanya gw pura-pura. “Udah Mas,” jwb jimmy. Dan setelah ngobrol sebentar, lalu jimmy berpamitan pulang.

“Gimana Ma ? Enak nggak ?” pancing gw. “Lumayanlah,” balas istri gw datar berusaha menutupi kejadian yg sebenarnya.

“Kalo rutin tiap minggu mau nggak ?” pancing gw lagi. “Terserah Mas aja.”

Nah lo……

SUAMIKU SENANG LIAT AKU DIPIJAT SENSUAL


Suamiku sudah lama berkeinginan agar aku di pijat terapi sex oleh lelaki lain,
menurut suamiku hanya ingin tau aja kaya gimana sih rasanya dan apa sih enaknya, katanya sih ada rasa malu dan senang, cemburu bercampur kenikmatan, 

pada awalnya aku selalu menolaknya keinginannya itu bukan apa-apa, aku takut saja kalau lelaki yang memijatku orangnya berantakan,…

akan tetapi hampir setahun suamiku membujuk dan merayu terus menerus,…. akhirnya hatiku luluh juga dan mau menuruti keinginannya itu,….

namun terlebih dahulu aku mencari informasi mengenai hubungan yang aku
anggap ini agak menyimpang, lebih dari sebulan aku mencari informasi baik dari teman-temanku, dari majalah maupun dari internet. berdasarkan informasi
yang aku terima dari temanku dan atas sarannya menganjurkan agar aku menghubungi temannya yang biasa melakukan pekerjaan memijat sex yang dimaksud, dan memang teman sekolahku itu sedikit tau tentang pijat-memijat karena dia bekerja sebagai
recepcionst hotel M di dibilangan Jakarta Selatan, lalu memberikan nomor
handphone si pemijat tersebut, dua hari kemudian suamiku menghubungi nomor
yang dari temanku itu dan langsung buat janji sama dia bertemu disalah satu
hotel di daerah Jakarta Timur, dan tepat jam 7.00 malam aku bersama suamiku
berangkat dari rumah menuju hotel yang dimaksud, sementara menunggu
tamu dikamar hotel aku merasa tidak nyaman dan cemas yang diselimuti rasa
takut jantungku berdebar-debar,….

karena ini pengalaman pertamaku, sebab yang selama ini tidak pernah terbayang olehku hal seperti ini, namun karena permintaan suamiku agar aku dipijat terapi sex laki-laki lain dihadapan sumiku, akupun menurut permintaan suamiku itu, takut dan cemas
membayangkan aku dipijat terapi sex,.. dari laki-laki lain dihadapan suamiku,
melihat salah tingkahku itu suamiku memberikan wejangan, bahwa menurut
suamiku apabilah ditengah pijatan kurang nyaman maka bisa dihentikan
pijatannya hanya suamiku penasaran saja dan ingin tau bagaimana rasanya
melihat istrinya dipijat terapi sex dihadapannya, yang dapat merangsang
gairah sexnya padaku yang selama ini kurang atau jarang kami lakukan,
maklum hampir lima tahun kami menikah, dan sudah lebih setahun kami
jarang melakukan hubungan suami istri, sebab suamiku kurang bergairah, yang
dapat membangkitkan gairah sexnya apabilah menonton film blue sebagai
ransangan dalam melakukan hubungan suami istri itupun paling 2 minggu sekali
dan kadang-kadang hanya sebulan sekali, melihat keadaan suamiku seperti
itu akhirnya aku memberanikan diri untuk menyakan apa penyebabnya
suamiku kurang bergairah akhir-akhir ini, dari keterbukaan kami berdua itu
terungkap bahwa, suamiku bisa terangsang ketika menonton film itupun
kami sudah lakukan namun suamiku masih kurang puas, akhirnya suatu
malam sesudah kami malakukan hubungan sex, suamiku menyampaikan
idenya padaku yaitu agar bisa membangkitkan gairah sexnya kembali
bahwa suamiku ingin melihat aku dipijat terapi sex dari laki-laki lain, akupun
tersentak kaget mendengarnya dan sempat menolaknya, akan tetapi demi
menghormati dan rasa kasih sayangku

padanya maka aku mencoba mendengarkan permintaannya, walaupun masih ada ketegangan aku dan suamiku, akhirnya mencoba menjalankan apa yang diinginkannya
suamiku, aku rela berkorban, perasaanku, rasa cemasku serta rasa takutku aku buang demi suamiku yang tercinta. 

Kurang lebih satu jam aku bersama suamiku menunggu kehadiran tamu laki-laki tukang pijit itu akhirnya terdengar ketukan pintu kamar, lalu suamiku bangkit dari duduknya
melangkah menuju pintu kamar dan membukanya dibalik pintu itu berdiri laki-laki yang akan membantu kami dalam terapi sex, suamiku pun mempersilahkan masuk tamu tersebut.

Setelah berkenalan dan berbincang-bincang laki-laki tukang pijat itu mempersilahkanku untuk bersiap siap dipijat, lalu kemudian aku menuju tempat tidur dikamar hotel itu disusul
laki-laki tukang pijat itu sementara suamiku hanya duduk menghadap tempat tidur dimana aku dipijat terapi, dengan perlahan tanganku bergetar membuka kancing bajuku lalu membuka celana panjang yang aku kenakan dari rumah, dan bra serta celana dalamku
tetap aku pakai tuk berjaga-jaga apabilah aku merasakan tidak nyamandengan pijitan laki-laki diluar suamiku,

sambil tengkurap aku dipijat dimulai dari kakiku dengan perlahan tangan laki-laki itu Memijat jari jemari kakiku, lalu naik pada betis hingga ke pangkal pahaku, lama kelamaan dijatan itu membuatku rilex, rasa cemas dan takut itu telah hilang berganti dengan rasa aman dan nyaman menikmati dengan santai pijatan itu dibandingkan pada awalnya,
tidak lama kemudian suamiku mendekat lalu mengambil baby oil yang digunakan laki-laki itu untuk memijatku, tangan suamiku terasa memijat punggungku dari atas turun ke
pinggang, sementara laki-laki itu masih konsentrasi memijat betis hingga pangkal paha menyentuh ujung celana dalamku lalu kemudian balik lagi kebetis hingga ke pangkal paha dan kali ini agak sedikit masuk kecelana dalam menyentuh dubur yang membuatku
sedikit mengerang menarik nafas, suamiku mengambil posisi duduk melebarkan kakinya persis dihadapanku sambil memijat punggung naik turun hingga pinggangku, merasa
tidak nyaman memijatku menggunakan bra, suamiku membuka tali braku lalu melepaskannya dan melanjutkan kembali pijatan dengan menggunakan kedua belah tengannya, tidak lama berselang suamiku meminta agar aku telantang akupun menurutinya. 

Suasana kamar itu hening yang hanya terdengar suara sayup-sayup musik dari acara tv
dan suara desahan serta rintihanku menikmati tangan dua laki-laki yang memijat embuatku lupa bahwa selain dari suami yang memijatku juga ada laki-laki lain juga memijat dari ujung kaki hingga pangkal paha dan sesekali menyentuh bibir vaginaku, sementara
suami memijat dengan perlahan payudara meminta aku membuka celana dalamku agar leluasa dipijat, lalu aku mengangkat kedua kaki dan melorotkan celana dalam kekaki sambil
dibantu oleh laki-laki tukang pijat itu, laki-laki itupun meneruskan pijatannya dari paha hingga menyapu atas vagina yang ditumbuhi rambut tebal namun tipis karena baru tiga hari yang lalu aku mencukurnya, pijatan itu sesekali menyentuh bibir vagina yang membuatku mengerang dan berdesis merasakan pijatan terapi ini, dengan perlahan laki-laki itu memijat disekitar vaginaku namun sesekali memasukkan ibujarinya ke dalam, aku benar-benar
terangsang dibuatnya, sementara suamiku juga terangsang melihat serta mendengar desahan nafasku yang memburu membuatnya membuka baju dan celana panjang namun masih mengenakan celana dalamnya lalu duduk disamping sambil mencium bibirku lalu pindah melumat puting payudaraku, nafas serta desahanku semakin memburuh tersengal-sengal, tangan laki-laki yang baru saja aku kenal itu melalui temanku mamijat sambil memasukkan jari tangannya ke dalam vaginaku, suamiku yang melumat puting payudaraku berpindah melumat bibirku namun tangannya memijat payudaraku, akupun membalas lumatan bibir suamiku sambil memegang penisnya yang telah mengeras, tidak
lama kemudian suamiku mencopot celana dalamnya lalu menodorkan penisnya kemulutku, akupun menyambut penis suamiku itu dengan senang hati, rasa malu telah hilang yang
ada hanya gairah sex yang menyelimuti perasaanku yang memburu oleh pijatan dua laki-laki yang telah merangsang membuatku lupa diri, tangan kananku memegang penis suami sambil merem-melek aku menjilat penis suamiku lalu kumasukkan lagi kedalam mulutku, tiba-tiba aku merasakan cairan kental yang sengaja diteteskan persis dibibir
vaginaku lalu kemudian menjilat cairan sekaligus menjilat vaginaku yang sejak
awal telah basah oleh cairan kenikmatan ransangan terapi sexual, setelah jilatan itu kemudian diteteskan lagi lalu dijilat kembali dengan sapuan lidah, suamiku melihat itu lalu menarik penisnya dari mulutku, ketika aku menoleh kekiri wajah laki-laki itu sudah
berada hanya beberapa senti saja dari wajahku dan langsung melumat bibirku, aku dapat mencium aroma cairan itu, masih melumat bibirku laki-laki itu mengeluarkan cairan kental yang ada dalam mulutnya, akupun melumat sambil menerima dan merasakan
manisnya susu kental itu lalu melepaskan bibirnya, menyaksikan lumatan bibir laki-laki itu suamiku pun ikut melumat bibirku yang masih tersisah cairan susu kental manis, entah
darima asalnya ide seperti itu yang jelas aku sangat menikmati terapi yang membuatku melayang terbang bagai burung diangkasa. 

Kemudian suamiku mengambil susu kental itu lalu mengkat kedua kakiku persis dipundak kiri kanannya lalu meneteskan susu itu ke dalam vaginaku kemudian menjilat bibir serta seluruh permukaan vaginaku hingga aku merasakan lidah suami masuk dalam vaginaku, sementara penis laki-laki itu aku jilati lalu memasukkan kedalam mulutku, kemudian tangan laki-laki itu mengambil susu kental itu lalu melumuri permukaan penisnya sambil beberapa
kali mengocok menggunakan tangannya dan kemudian memasukkan lagi penisnya itu kedalam mulutku, akupun menikmati manisnya penis yang dilumuri susu kental manis, sementara suamiku sedang asik menjilat seluruh permukaan vaginaku, tidak lama
berselang suamiku juga ikutan melumuri penisnya dengan susu kental lalu memintaku mengocok penisnya menggunakan tangan, setelah itu suamiku memasukkan penisnya
kedalam vaginaku, merasakan penis yang bercampur susu kental itu membuatku berteriak keenakan

bercampur desahan nafas panjang yang menggairahkan setiap laki-laki yang Mendengarkan, tidak lama kemudian suamiku melapaskan penisnya dari vaginaku langsung menyodorkan
penisnya itu kedalam mulutku yang bercampur cairan kenikmatanku dengan susu kental manis, sementara aku sedang asik menjilat penis suamiku, aku kaget merasakan penis yang
berbeda dalam vaginaku tiba-tiba laki-laki pemijat terapi sex itu menggantikan posisi suamiku lalu dengan perlahan menggoyangku, aku merasakan penis itu berbeda dengan penis suamiku yang selama ini aku rasakan, penis laki-laki ini agak panjang dari suamiku, sehingga aku merasakan penisnya menghujamrahimku yang membuatku berteriak- teriak kesakitan bercampur kenikmatan yang selama ini belum pernah aku rasakan, tidak lama kemudian laki-laki itu mencabut penisnya dari vaginaku lalu menghampiri melutku akupun
melumat penis yang baru saja keluar dari vaginaku, sementara suamiku menggantikan lalu memasukkan penisnya ke vaginaku sedalam-dalamnya disertai hentakan dan goyangan, tidak lama kemudian suamiku mencabut penisnya lalu menyodorkan kemulutku, akupun
menyambutnya dengan mulut terbuka sambil mengocok menggunakan tangan kananku, suamiku mengerang disertai semprotan cairan dari penisnya membuat melutku penuh dengan cairan sperma dari suamiku, sementara tangan kiriku mengocok penis laki-laki itu dan baru beberapa kecokan laki-laki itupun mengerang lalu menyemprotkan cairan
spermanya persis dimulutku, dengan melebarkan melutku sebagian sperma itu masuk dalam mulutku dan bercampur bersama sperma suamiku yang masih berada dalam mulutku, tiba-tiba laki-laki itu melumat bibirku dan berusaha membuka mulutku dengan
lidahnya, akhirnya akupun membuka mulutku yang masih penuh dengan spermanya bercampur dengan sperma suamiku, dan sebagian sperma itu pindah ke dalam mulutnya lalu serta merta menelan habis sperma itu, sebagian lagi sperma itu aku keluarkan dari mulutku mengalir menyusuri bibir lalu mengalir keleherku melihat itu suamiku menjilat leher hingga bibirku menyapu bersih sperma itu lalu melumat bibirku, sisa sperma itu
bergantian masuk kedalam mulut kami berdua hingga bersama-sama kami menelan sisa sperma itu. 

Setelah selesai laki-laki itu menuju kamar mandi dan tidak lama kemudian minta pamit,
sementara kami masih dalam keadaan telanjang mengantar sampai dibalik pintu kamar hotel, suamikupun menutup serta menunci pintu kamar tersebut.

Suamiku yang masih telanjang duduk disampingku sambil bertanya tentang perasaanku berkaitan pijatan terapi yang dilanjutkan dengan hubungan sex bersama-sama, akupun hanya menjawab sedikit dengan berkata, aku cukup terangsang, namun ini semua aku lakukan demi suamiku tercinta sambil mencium keningnya lalu aku bangkit kekamar mandi, jujur saja aku merasakan hubungan to in one tadi membuatku jadi penasaran dan rasanya aku ingin mengulanginya lagi suatu saat bersama suamiku, padahal sebelumnya aku tidak perna membayangkan hubungan sex bersama suamiku didampingi laki-laki lain. 

Malam itu kami pun melakukan hubungan sex berdua sebanyak tiga kali, sekali aku menelan semua sperma suamiku kemudian sperma berikutnya yang sengaja keluarkan dipayudaraku lalu kemudian suamiku menjilatnya habis dan langsung ditelannya, dan sperma yang ketiga dikeluarkan didalam vagina menembus kedalam rahimku, aku bersama suamiku tertidur kelelahan dalam keadaan masih telanjang dan juga masih beraroma cairan sperma
maupun cairanku sendiri,..